• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Siasat Pedagang Daging di Pekanbaru Agar Tak Rugi

by
11 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU- Harga daging yang melonjak di Jawa juga terjadi di Pekanbaru. Dari sebelumnya Rp 100 ribu per kg, kini meningkat 20 persen menjadi Rp 120 ribu per kg.

Pedagang di pasar tradisional menjadi dilema, Pasalnya dengan harga tinggi penjual sulit menaikkan harga lebih tinggi akibat sepi pembeli.

Seperti yang dituturkan Rahmad, pedagang di Pasar Cik Puan kepada bertuahpos.com. “Kita emang benar sedang dilema, karena Pembeli sepi, modal yang dikeluarkan juga banyak.” katanya.

Beruntung Rahmad masih memiliki pelanggan yang membeli, Sehingga dirinya tetap berani berjualan. “Kalau yang di sana sama situ sudah tak jualan sejak daging mahal. Karena pembelinya sepi, takut rugi,” tuturnya.

Senada dengan itu, Adi juga memilih tetap berjualan walau sepi pembeli. Dalam sehari setidaknya Adi menyiapkan modal Rp 5 juta sampai Rp 10 juta, untuk membeli daging lalu dijual kembali di pasar.

Selain memiliki pelanggan, Adi mengurangi borongan daging untuk mengantisipasi kerugian. “Biasanya 150 kg sekarang kita sediakan Rp 60 kg, lebih dari separuh. Itu pun kalau tidak ada pelanggan susah habisnya,” sebut Adi.

Menurutnya kenaikan harga daging disebabkan faktor dampak berkurang pasokan daging impor. Sehingga pasca lebaran stok yang ada sulit memenuhi kebutuhan pasar. “Tapi kita di sini masih dibantu dari penjualan daging sapi-sapi lokal. Makanya kenaikan harga tidak seperti di Jawa,” sebutnya. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar
Otomotif

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

...

Read moreDetails
TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Next Post

Selain Daging, Harga Jengkol dan Petai di Pekanbaru Melonjak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.