• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Sawit Anjlok, Riau Harus Lirik Potensi Persawahan

by
12 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Harga Tanda Buah Segar (TBS) Kepala Sawit di Riau semakin melemah ke harga terendah. Yang paling merasakan dampak dari turunnya harga TBS Riau pekan ini adalah petani
swadaya.

Harga berkisar diangka Rp 650 sampai Rp 800 perkilogramnya. Hal ini sangat merugikan pemilik kebun sawit, dan mengancam perekonomian Riau yang selain Migas juga didominasi perkebunan sawit.

Menurut Kepala Bulog Riau dan Kepri, Faruq Octobri Qomary, sudah saatnya pemerintah memikirkan komoditi unggulan lain. Seperti, menggalakkan alih fungsi lahan untuk pertanian, terutama beras.

Pasalnya hingga saat ini, suplai beras ke Provinsi Riau 99 persennya berasal dari luar daerah. Sedangkan petani hanya mampu menyediakan pasokan 1 persen dari total semua kebutuhan. “Jadi kalau daerah lain panennya terganggu akibat musim, pasti berpengaruh,” katanya.

Menurutnya beberapa daerah di Riau berpotensi menjadi sentra tanam padi. “Seperti Siak, Pelalawan, Meranti, sebagian Kampar, Tembilahan dan Rokan Hilir punya potensi untuk itu,” katanya.

Faruq menuturkan untuk di Riau, bisnis pertanian memiliki peluang jangka panjang. Pasalnya dengan bertambahnya penduduk, daerah pemasok tidak serta merta bisa menambah suplai, sebab minimnya perluasan persawahan.

“Kalau potensi ada, apalagi selain harga yang baik juga orang Riau kurang suka dengan beras pulen jawa. Makanya kalau padi lokal selain bisa menyuplai kebutuhan, juga sesuai selera orang Riau,” tuturnya.

Seperti di Pekanbaru rata-rata harga beras di atas Rp 10 ribu. Seperti beras merek Belida, Topi Koki Rp 11 ribu per kg, Mundam seharga Rp 12.500 per kg, Pandan Wangi dan Ramos seharga Rp 13 ribu.

Sebagai informasi kebutuhan akan beras di Riau masih kurang. Pada 2014, angka kebutuhan beras di Riau mencapai angka 616.115 ton.

Tahun ini Pemprov Riau memperkirakan kebutuhan itu akan terus meningkat. Padahal, Riau hanya mampu memproduksi beras 274.379 ton, alias masih defisit 341.736 ton. Suplai beras di Riau, jelas dia, didatangkan dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jambi. Tiga daerah itu selama ini masih menjadi pemasok untuk menutupi kekurangan stok beras.

Untuk itu Bulog terus berupaya agar penyaluran raskin bisa dioptimalkan. Sehingga para Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) tidak perlu membeli beras komersial. “Sehingga tidak menganggu pasokan di pasar, yang bisa berakibat gejolak harga,” kata Faruq. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Pembayaran PBB di Pekanbaru Sudah Mulai Bergerak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.