Dishut Rohil Miliki Program Manfaatkan Hasil Hutan Tanpa Merusak

Rabu, 10 Agustus 2016 12:00

BERTUAHPOS.COM (BPC), ROHIL – Selama ini memanfaatkan hasil hutan terkesan merusak. Namun Dinas Kehutanan (Dishut) Rokan Hilir mempunyai program bermanfaat untuk memanfaatkan hasil hutan tanpa merusak. Program ini sudah dikembangkan di Kecamatan Rimba Melintang. Wilayah ini dinilai memiliki potensi yang sangat besar.

“Potensi kita banyak untuk lebah madu. Karena sumber bahan baku dari bunga sawit. Daerah kita banyak sawit jadi bisa di jadikan budidaya Lebah Madu,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Rohil H Rahmatul Zamri S.Sos di ruang kerjanya.

Advertisement

Rahmatul mengatakan, pihaknya sudah melakukan pelatihan Pengembangan Hasil Hutan non Kayu Alih Teknologi Budidaya Lebah Madu di aula Kantor Camat Rimba Melintang.

Baca: Sahabat Sandiaga Uno Ajak Teman Ahok Bergabung Pilih Pemimpin Berintegritas

Belasan peserta yang mengikuti ini diberikan pemahaman terlait budidaya lebah madu. Apalagi banyak masyarakat yang sudah memulai secara pribadi. “Tugas kita bekali dengan ilmu. Berikan pengetahuan sehingga diharapkan bisa berhasil,” katanya.

Setiap peserta akan mendapatkan kloni lebah yang didatangkan dari Kuok, Kabupaten Kampar. Peserta dibekali pengetahuan budidaya lebah madu dan diberikan baju serta masker. Tak hanya itu peserta juga diberikan smoker alat untuk panen lebah.

Apabila berhasil budidaya lebah madu ini akan bisa menambah penghasikan bagi masyarakat. Bahkan apabila ditemuni bisa menjadi penghasilan utama bagai masyarakat. “Inilah potensi yang besar yang akan kita garap dengan tetap menjaga kelestarian hutan di Rokan Hilir. Tentu saja hal ini dibuat dan didukung oleh pemerintah rohil,” jelasnya.

Kecamatan Rimba Melintang memikiki potensi. Saat ini maaih banyak wilayah hutan yang subur serta didominasi oleh wilayah pertanian. “Kalau petani padi biasanya gigih. Makanya sasaran kita adalah para petani yang mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu ini, “tambahnya.

Kalau lebahnya menyebar, lanjut Rahmatul, tentu saja bermanfaat untuk kenaikan produksi tanaman pertanian. Budidaya Lebah Madu sangat ramah lingkungan. Peternaknya juga bisa siapa saja. Baik laki-laki maupun perempuan , tua ataupun muda.

“Semoga dengan budidaya ini, selama 6 bulan kedepan kita dapat melihat hasilnya. Kalo berhasil, kita akan terus kembangkan budidaya lebah madu ini,” harapnya.

Untuk di Riau yang sudah berhasil didaerah Kuok, Kabupaten Kampar. Rohil bertekad menyamai bahkan lebih berhasil untuk rohil sebagai sentra penghasil Lebah Madu di Riau.(adv/Arie)

Berita Terkini

Rabu, 02 Desember 2020 17:35

Jokowi, Antara Optimis dan Warning Covid-19

#jokowi #covid #corona

Rabu, 02 Desember 2020 16:39

Jubir Covid-19 Riau: Kami Sadar Ada Kejenuhan Masyarakat

#corona #covid-19

Rabu, 02 Desember 2020 15:30

Biaya Investasi di Indonesia Mahal

#investasi #biayainvestasi

Rabu, 02 Desember 2020 15:15

Kisah Nek Mitun yang Harus Tetap Bekerja di Usia Senja

#act #kemanusiaan #ekonomi

Rabu, 02 Desember 2020 14:30

Fojuri Gelar Diskusi Virtual ‘Tantangan Industri Asuransi di Masa Pandemi’

#asuransi #indrustrikeuangan #ojk

Rabu, 02 Desember 2020 14:19

Tekanan Ekonomi, Masyarakat akan Memilih Karena Uang?

#PILKADA

Rabu, 02 Desember 2020 13:45

4.000 Lebih Orang di Pekanbaru Positif HIV/AIDS

#haiv/aids #riau #pekanbaru