• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ancaman Kabut Asap di Riau, Asperindo Angkat Bicara

by
15 September 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) di Riau mulai was-was. Penyebabnya masih ada ditemukan sejumlah titik api yang menyebabkan kabut asap.

Seperti yang dikatakan Sekretaris Asperindo Riau, Zulheri Adha kepada kru bertuahpos.com. “Kita was-was. Mengingat dampak kabut asap seperti tahun 2015, buat kita rugi,” katanya, Kamis (15/09/2016).

Zulheri yang juga Wakil Kepala JNE Pekanbaru  sampaikan kabut asap memang mesti dicegah sebelum terulang. “Seperti tahun lalu, musibah kabut asap buat kita terpaksa alihkan pengiriman ke Padang. High cost, walau harga tidak naik kita jadinya kita nombok,” sebutnya.

Untuk saat ini belum ada keluhan distribusi barang terganggu. Mengingat kabut asap yang belum terlalu parah.

Hanya saja Zulheri berharap kepada pemerintah daerah (Perda) baik Provinsi Riau atau daerah lain serius mencegah. “Harapan upaya pencegahan lebih intensif. Kalau bisa memberdayakan RT dan RW tidak usah membakar,” katanya.

Seperti diketahui Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman telah mewanti-wanti kepala daerah dan perusahaan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi karhutla mulai kembali terjadi, bahkan mengakibatkan seorang prajurit TNI meninggal dunia saat bertugas.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat ada 4 hotspot di Riau, Kamis sore (15/09/2016). Sebaran hotspot berasal dari Pelalawan 2 titik, Kampar dan Dumai masing-masing 1 titik.

Penulis: Riki

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering
Lifestyle

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

...

Read moreDetails
Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Next Post

Nasi Gultik Atuk, Tambah Daftar Referensi Kuliner Konsep Pinggir Jalan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.