• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

3.800 Buruh di Riau Belum Rasakan BPJS

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mencatat hingga saat ini masih ada sebanyak 3.800 lebih buruh di Riau yang belum merasakan efek Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS).

Koordinator Wilayah KSPI Provinsi Riau, Juandi Hutahuruk mengatakan sejumlah tenaga kerja tersebut kini bekerja disektor informal atau sektor lepas yang memang tidak tersentuh sama sekali oleh program BPJS Pemerintah.

“Mereka sudah bekerja belasan tahun. Saat ini amanat undang-undang BPJS kesehatan, mereka tidak rasakan,” katanya kepada bertuahpo.com, usai menghadiri pertemuan dengan pepala BPJS di kantor Gubenur Riau, (23/03/2016).

Dia menambahkan, pihaknya ingin sekali melakukan koordinasi dan bersinergi dengan kedua lembaga BPJS, yakni BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan, untuk mengakomodir kepentingan para pekerja lepas ini. Baik disektor jaminan sosialnya ataupun pada jaminan kesehatannya.

Menurut Juandi, persoalan serupa kemungkinan besar juga terjadi di daerah lain. Melihat pesoalan ini, telah jelas menunjukan bahwa pemerintah atau pelaksana BPJS sendiri ternyata masih butuh kerja keras melakukan sosialisasi kepada para pekerja sektor lepas tersebut.

“Selama ini kan yang menikmati BPJS itu cenderung adalah mereka yang sudah mendapat tempat di perusahaan, sementara yang harus mendapatkan perhatian khusus, ya mereka-mereka ini,” sambungnya.

Juandi juga menyebutkan, bahwa buruh sektor lepas tersebut bekerja tidak bernaung di bawah perusahaan apapun. Sebagian besar dari mereka bekerja lebih kepada tuntutan hidup keluarga. Dengan kata lain, mereka akan tetap melakukan pekerjaan seperti itu, sebagai rutinitas harian untuk perekonomian keluarga.

“Mereka ini memang tidak ada berafiliasi ke perusahaan manapun. Siapa yang butuh tenaga mereka kerja,” sambungnya.

Dalam situasi seperti ini, menurut Juandi, bahwa para buruh tersebut dalam melakukan aktifitas kerja, sama sekali tidak memenuhi standar kelayakan dan keselamatan kerja. Sementara jaminah kesehatan dan jaminan sosial, ternyata tidak menyentuh kepada pekerja ini sedikitpun.

“Kami berharap banyak kepada pemerintah dan pihak penyelenggara BPJS, supaya hal ini juga masuk dalam prioritas kerja lembaga penjaminan sosial. Sebab bagaimanapun mereka juga berhak tersentuh program jaminan sosial, seperti yang sudah diamanahkan dalam undang-undang,” sambungnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

3 Poin Penting dalam Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemda Siak 2016

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.