• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harus Teliti Memilih Penyalur Jasa Pembantu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
20 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU– Peristiwa penculikan yang diwarnai pembunuhan terhadap bayi Jannete menjadi kenangan memilukan bagi warga Kota Pekanbaru.
 
Agar kejadian serupa tak terulang, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru menghimbau masyarakat meneliti perusahaan penyalur jasa pembantu. Hal tersebut disampaikan Kepala Disnaker, Jonny Sarikoen kepada bertuahpos.com.
 
“Kita menghimbau kepada masyarakat agar betul-betul meneliti penyalur jasa pembantu, apakah legal atau tidak, sebelum memakai jasanya” ujarnya Rabu (20/08/2014).
 
Mengenai pengawasan terhadap perusahaan, Jonny menyebutkan pihaknya telah melakukannya. “Sudah, kitakan juga ada tempat pengaduan,” sebutnya.
 
Jonny sendiri mengaku terkejut dengan pemberitaan yang menyita perhatian masyarakat. Dirinya turut mengatakan agar seluruh perusahaan yang membuka dan menerima tenaga kerja agar melapor ke Disnaker kota.
 
“Seharusnya perusahaan juga melaporkan lowongan yang tersedia tenaga kerjanya ke kita. Karena kita tidak mungkin memantau orang satu persatukan,” tuturnya.
 
Dari keterangan pers, Kapolresta Pekanbaru, Robert Haryanto, ternyata Dona menunggu sang majikan lengah untuk menculik bayi Jannete. Lalu pembantu yang baru sehari bekerja di Yayasan  EMB tersebut keluar dari rumah dengan berjalan kaki sambil  membawa  korban, yang berumur 1 tahun  2 bulan.
 
Rupanya pelaku juga baru satu hari di Yayasan EMB, yang diantar oleh Rizal dan Andik. “Jadi sebenarnya kasus ini bermula dari penculikan. Dan terakhir baru pembunuhan,” ungkapnya. Polisi Bentuk Tiga Tim Selain menerima laporan, rekaman CCTV dan Penggeledahan Yayasan EMB.
 
Lalu mayat bayi Jannete, yang hilang tersebut baru ditemukan pada hari Minggu sekitar jam 09.00 WIB.
 
Bayi tersebut telah ditemukan tidak bernyawa dengan luka-luka  di bagian tubuhnya. Jasadnya diletakkan di bawah terpal bekas, tepatnya di lokasi lapangan bulu tangkis Angkasa dekat rumah korban.

Pasca penemuan bayi tersebut, tim identifikasi Polresta Pekanbaru, juga langsung melakukan otopsi. Dan pada, Senin 18 Agustus petang, akhirnya pelarian Dona berakhir. Pembunuh bayi berusia 1,2 tahun itu diamankan polisi setelah  hampir 1 bulan lamanya menjadi buronan. Ternyata selama dalam pencarian polisi, tersangka sempat bekerja sebagai pegawai toko pakaian yang berjarak beberapa ratus meter dari Mapolresta Pekanbaru. (riki)
 

 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

BLH Klaim Pengelolaan Limbah Industri Sesuai Prosedur

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.