• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hati-hati Bilang ‘Jangan’ ke Anak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Bagi orang tua, tumbuh kembang anak-anak menjadi prioritas utamanya. Apalagi jika menyangkut persoalan tumbuh kembang meraka. Salah satu hal yang mempengaruhi pertumbuhan anak adalah ucapan orang tua mereka.

Maka orang tua perlu perhatikan kata- kata yang diucapkan kepada anak.‬ Seperti dikatakan Psikologi  Ruslinda Desiana S.Psi MA kepada bertuahpos.com.

“Alam bawah sadar anak tidak merespon dengan cepat kata ‘jangan’. Alam bawah sadar berpikir dengan gambar,” jelasnya Kamis(07/08/2014)‬

‪Ditambahkan Ruslinda, selain itu yang didengar anak adalah kata terakhir. Sehingga jika kita katakan “jangan berlari” maka yg ia dengar adalah “berlari”. Oleh karena itu biasanya gerak refleknya adalah berlari.‬

‪Untuk contoh lakukan kalimat berikut: “Jangan Anda bayangkan jeruk nipis,jangan Anda bayangkan jeruk nipis itu dibelah. Jangan bayangkan Anda mencicipinya”. Bagaimana reaksi Anda? Bisakah Anda tidak membayangkannya? Jawabanya tentu tidak.‬

‪Oleh karena itu mari kita gunakan pendekatan preventif. Carilah padanan positifnya, misal kata jangan lari diganti dengan jalan pelan- pelan, berhenti, stop, kata jangan malas diganti anak rajin ayo dilanjutkan buat pr nya, kata jangan nakal diganti anak baik dan patuh, dan sebagainya.‬

‪Ditambahkan Ruslinda dengan mengatakan hal-hal positif seperti itu yang ditangkap alam bawah sadar anak adalah rajin, baik, patuh, sehingga ia akan menjadi seperti yg kita harapkan,” jelasnya. (yogi)‬

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Asyik, Citilink Buka Rute Pekanbaru-Jogja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.