BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kondisi Stadion Utama Riau pasca PON Riau 2012 sungguh memprihatinkan. Sebagian besar fasilitas bangunan itu rusak. Taman di depan stadion ditumbuhi rumput liar bahkan setinggi manusia, sehingga membuat kawasan ini tidak bisa difungsikan maksimal.
Di tengah kondisi demikian, Kepala Dinas Pendididikan dan Olahraga Riau, Doni A bermimpi kawasan ini mirip dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta. Jika dibandingkan dengan kondisi saat ini tentu saja mimpi itu sangat jauh.
“Saya bermimpi kedepan Stadion Utama Riau itu mirip Stadion Senayan (kini GBK). Masyarakat Pekanbaru yang olahraga di sana. Kalau mereka tidak bawa pakaian olehraga, atau sepatu olehraga, ada yang jualan. Seperti di Satdion Senayan lah. Lengkap di sana,” ujarnya, Jumat (1/12/2017), di Pekanbaru.
Selain itu, tentu saja pedagang yang berjualan diatur sedemikian rupa supaya tidak mengganggu.
“Mereka tidak jualan di trotoar. Jika perlu kita kerja sama dengan Dinas Koperasi, untuk penyeregamannya,” sambungnya.
Hingga kini Stadion Utama Riau, masih belum bisa difungsikan secara maksimal. Dalam proses pembangunannya tahun 2011 lalu, ada banyak persoalan, seperti berpolemik antara Pemprov Riau dengan pihak kontraktor. Bahkan beberapa kali pihak pengembang menyatakan protes, karena masalah uang. Baru di tahun 2017, sisa utang baru akan dibayarkan Pemprov Riau kepada pengembang. (bpc3)







