• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dua Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Perusahaan Terbesar Dunia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA -Indonesia boleh berbangga hati karena dua perusahaan tanah air berhasil masuk daftar bergengsi Fortune 500 yang memuat jajaran perusahaan terbesar di dunia. Kebanggaan ini terutama menjadi milik Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ya, dua perusahaan tersebut merupakan pelat merah alias milik negara. Mereka adalah PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Peringkat Pertamina turun satu tingkat, sementara PLN adalah pendatang baru.

Seperti dikutip dari situs majalah Fortune, Selasa (8/7/2014), Pertamina berada di urutan 123 dalam daftar 500 perusahaan dengan omzet terbesar di dunia, turun dari sebelumnya di urutan 122 tahun lalu.

Perusahaan minyak dan gas yang dipimpin Direktur Utama Karen Agustiawan ini meraup omzet US$ 71,10 miliar di 2013 naik tipis 0,3% dari tahun sebelumnya. Sementara laba perusahaan dengan 24.781 karyawan ini naik 10,9% ke US$ 3 miliar.

Sedangkan PLN sebagai pendatang baru masuk di urutan 477 di daftar bergengsi ini. Di bawah pimpinan Direktur Utama Nur Pamudji, BUMN listrik itu bisa meraup omzet sebanyak US$ 25 miliar, naik tipis 0,6% dari tahun sebelumnya.

Meski omzetnya naik, perusahaan dengan jumlah karyawan 63.204 ini mengalami anjlok laba cukup dalam hingga 938,2% menjadi rugi US$ 2,87 miliar. Kerugian ini terjadi akibat rugi selisih kurs.(Detikfinance)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Aneh Tapi Nyata, Ada Tiga Waktu Berbuka Puasa di Satu Gedung Burj Khalifa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.