• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hiii, Genderuwo Ini Setubuhi Pengantin Baru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Maret 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sebuah media di Ibukota Jakarta pernah kedatangan tamu istimewa. Wajah tamu itu tak seperti manusia lazimnya. Sebab wajah tamu itu sangat lonjong.
 
Kulitnya hitam pekat. Tubuhnya berbulu. Tangannya seperti tak bertulang. Dan yang lebih aneh lagi, di dalam mulutnya terdapat dua lidah.
 
Tamu itu bernama Wagini. Jenis kelaminnya laki-laki. Umurnya sudah 45 tahun. Belum berkeluarga. Dan punya kekuatan supranatural tinggi. Siapa dia?
 
Ternyata, dia adalah perpaduan antara manusia dan jin yang disebut Genderuwo. Anak Genderuwo itu berkenalan dengan para redaktur media itu dan berbagi pengalaman. Dia bercerita tentang kehidupannya yang mistis dan misterius.
 
Dalam suasana keakraban, selama hampir tiga jam Wagini bercerita panjang lebar kisah hidupnya. Riwayat kelahirannya, tragedi yang menimpa ibunya, neneknya, dan juga ayahnya yang ada di dunia gaib.
 
Makhluk jenis apakah Wagini ini? Benarkah dia merupakan persilangan antara ibu manusia dengan ayah makhluk halus? Bagaimana proses penyatuan dua makhluk yang berbeda alam itu?
 
Ini kekuasaan Allah. Kalau Dia berkehendak, maka apapun yang muskil bakal tidak mustahil. Kun fayakun. Jadi, maka jadilah. Begitu pula yang terjadi pada Wagini ini.
 
Ia ditakdirkan menjadi anak dari persilangan ibu manusia dan ayah genderuwo atau gendruwo. Kini anak gendruwo itu, untuk usia manusia, sudah dewasa. Umurnya 45 tahun. Tapi begitu, tabiatnya masih seperti anak-anak.
 
Itu karena dalam ukuran makhluk halus, umur 45 tahun masihlah anak-anak. Taklah heran jika Wagini masih kolokan dan manja layaknya anak kecil. Namun bagaimana semua itu bisa terjadi? Untuk menguaknya, kita harus kembali pada empat puluh lima tahun ke belakang.
 
Adalah sebuah keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa terpencil di Alas Purwo. Nama keluarga itu adalah Wakijem, yang baru saja disunting pemuda setempat bernama Gimo. Sejak perkawinan itu Gimo tinggal di rumah istrinya, bersama mertua perempuannya, Wakijah. Gimo bercocok tanam layaknya laki-laki desa yang lain.
 
Pagi-pagi  sekali Gimo berangkat ke ladang untuk menanam tanaman palawija. Dan sore hari, ketika matahari sudah turun dari cakrawala, dia baru kembali
pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga. Kadang kalau lagi malas, Gimo tidur di gubuk yang ada di ladang. Dan itu sering dilakukan Gimo.
 
Istrinya yang bernama Wakijem, membantu ekonomi rumahtangganya dengan membuat makanan ringan, rempeyek. Saban siang dia mengirim makanan untuk sang suami di ladang.
 
Yang mengejutkan, saban malam, Wakijem merasa selalu tidur bersama Gimo. Dia mengajaknya bercinta ulang kali, dan tidak sekali pun pernah istirahat.
 
Saking seringnya hubungan intim itu, sampai-sampai Wakijem pernah mengeluh sambil bergelenjot mesra, bahwa dia lelah, karena harus terus-terusan berhubungan intim.
 
Namun tak dipungkiri, Wakijem sangat terpuasi. ‘Gimo’ yang polos itu sangat lihai bermain cinta. Gaya bercintanya macam-macam. Ini terjadi hingga Wakijem hamil.
 
Ketika bayi yang dikandungnya itu lahir, maka penduduk se-desa geger. Sebab bayi itu tak seperti layaknya bayi manusia. Bayi itu bayi genderuwo.
 
Malah sebelum kelahirannya, desa dimana Wakijem tinggal disapu angin puting beliung. Dan saat bayi itu lahir, dukun bayi yang membantu kelahirannya kabur karena ketakutan.
 
Bayi itulah yang sekarang sudah dewasa, dan bernama Wagini. (jss)

Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Gubri: Coba Kepala Dinas Itu Berfikir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.