• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Virus Jembrana Belum Pengaruhi Harga Daging di Pasar Pekanbaru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Mewabah virus jembrana di Pekanbaru belum membuat harga daging di pasar bergejolak. Apalagi, hadirnya wabah virus ini dikhawatirkan membuat pedagang tidak bisa berbuat banyak untuk main harga. Hingga saat ini harga daging bertahan di harga Rp120 ribu per kilogram.

Rudi salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kodim, Pekanbaru, mengatakan stok daging di pasar itu masih stabil tanpa terkendala. Karna dari pedagang dan peternak juga mewaspadai wabah virus itu terhadap danging yang mereka jual

“Masih sama harga daging. Belum ada naik harga belinya lagi. Ya, kita kan bisa akalin, kalau agen kita sapinya terkena virus jembrana, tentu kita cari agen lain dulu untuk sementara, bukan harus menaikan harga daging,” katanya, kepada bertuahpos.com Rabu (08/02/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, penyebaran penyakit jembrana yang menyerang sapi mulai meresahkan. Bahkan 16 ekor sapi Bali milik kelompok tani di Pekanbaru mati akibat penyakit ini.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, El Syabrina kepada kru bertuahpos.com. “Jembrana ada kemaren di Kecamatan Tenayan Raya mengakibatkan 16 ekor sapi mati,” sebutnya.

Disebut El Syabrina, ketika mendapat kabar tersebut petugas Distanak langsung bertindak cepat. “Kita beri desinfektan, bakar, dan kubur supaya tidak menyebar lagi,” sebut mantan Kadisperindag Pekanbaru ini.

Penulis: Chacha

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

BI: Riau Punya Potensi Ekonomi Tinggi Tapi Tak Tergarap

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.