• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Awal ‘Perang’ Suku Melayu Tiga Koto Sibelimbing Merebut Tanah Ulayat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Perjalanan memakan waktu kurang lebih dua jam. Akhirnya, bertemu juga dengan salah satu anak Datuk Raja Melayu. Syamsir namanya. Pria paruh baya itu berperawakan gelap, memakai kemeja hitam bercorak merah.

Tiga Koto Sibelimbing itu adalah nama suku. Suku ini berada di Kabupaten Kabupaten Kampar. Suku ini punya pemimpin Datuk Rajo Melayu. Sayang, hujan deras menghalang pertemuan bertuahpos.com dengan Datuk Rajo Melayu. “Datuk masih di ladang,” ujar Syamsir, Rabu (01/02/2017).

Dulu, suku ini punya tanah ulayat (warisan suku). Berapapun luasan tanah ini, itulah yang menjadi sumber penghidupan anak cucu suku ini. Dari 4.500 hektar tanah ulayat ini, ternyata menarik perhatian PT Perawang Sukses Perkasa Industri (PT PSPI) tahun 1992.

Datuk Raja Melayu pada masanya, berembuk dengan petinggi adat. Pasalnya, dulu sekali, perusahaan ini menjanjikan bibit karet kepada masyarakat suku sebagai modal untuk berkebun. “Sampai sekarang bibit itu tidak pernah kami terima,” katanya.

Tahun 1993 PT PSPI, punya senjata untuk merebut tanah itu. Mereka dengan bangga mengklaim telah mengantongi izin usaha Hutan Tanaman Industri dan beroperasi di sebagian tanah ulayat persukuan itu. Sejak saat itu perjuangan untuk merebut kembali tanah ulayat belum selesai sampai hari ini.

Penulis: Eli Suanti

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik
Teknologi

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

...

Read moreDetails
Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

Next Post

Polsek Lubuk Dalam Amankan Sabu Senilai Rp700 Ribu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.