• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Punya Lahan Sawit, Terapkan Teknologi Sederhana Ini

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Desember 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC),PEKANBARU – Sebagaimana yang telah diketahui bahwa Provinsi Riau memiliki luas lahan sawit sebesar 2.136.666.15 hektar. Lahan tersebut dimiliki oleh 232 perusahaan.

Perkebunan sawit tidak hanya dimiliki oleh perusahan, tetapi juga dimiliki oleh masyarakat. Besarnya tanaman sawit dalam menyerap air, akan menimbulkan permasalahan seperti kekeringan dan track pada tanaman sawit pada saat musim kemarau. Ternyata segala permasalahan ini dapat dicegah dengan menerapkan sistem manajemen air yang tepat.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Riau, M. Amrul Khoiri mengatakan  besarnya penyerapan air pada tanaman sawit tidak akan menjadi masalah dikemudian hari, jika sistem manajemennya sudah tepat. Beberapa penerapan teknologi sederhana dapat digunakan sebagai solusi permasalahan ini.

Baca: Jutaan Hektar Lahan Sawit Ratusan di Riau Ilegal, Tak Tersentuh Hukum

Amrul menjelaskan salah satu manajemen air yang paling sederhana adalah membuat parit disetiap dua baris sawit. Kemudian pembuatan biopori di lahan sawit sehingga persediaan air tetap mencukupi.

“Memanfaatkan tanaman LCC juga dapat menjadi salah satu solusi mencegah kekeringan air di area kebun sawit,” Ungkap Amrul kepada kru Bertuahpos,Kamis,(15/12/16).

Legum Cover Crop (LCC) atau yang biasa disebut tanaman penutup tanah adalah tanaman yang khusus ditanam untuk memperbaiki struktur tanah. Memperbaiki struktur tanah dengan memperbaiki sifat kimia dan fisika tanah sehingga dapat mengembalikan kesuburan tanah.

Baca: Lebih Dari 2 Juta Hektar Lahan Di Riau “Diramaikan” Perkebunan Sawit

Amru juga mengatakan, kanal juga menjadi solusi persediaan air disekitar lahan sawit, namun yang paling penting kanal harus dilengkapi dengan pintu air sehingga air bisa dibuka dan ditutup disaat yang tepat. Pada saat musim kemarau pintu air dapat dibuka sehingga air secara berlahan dapat diserap oleh tanaman sawit namun disaat musim hujan sebaiknya pintu air pada kanal ditutup sehingga kanal dapat berfungsi secara optimal sebagai penampung air.

Jika hal tersebut dilakukan, dapat dipastikan tidak akan terjadi track pada sawit dan tidak akan terjadi kekeringan air dikemudian hari. Selain itu juga tidak akan terjadi kebakaran, sistem manajemen air ini dapat diterapkan oleh perusahaan maupun masyarakat yang memiliki perkebunan sawit.

Penulis : Vina Lestari Riyandini

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2026 digelar dengan penuh kehangatan di Halaman Kantor Bupati. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Peringatan Hari Santri Nasional, Upacara besar ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Inhu dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, para kyai, ulama, pimpinan pondok pesantren se‑Kabupaten Inhu, para orang tua, serta kurang lebih seribu santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah Inhu, Rabu (28/10/2026).

Pemkab Inhu Meriahkan Hari Sumpah Pemuda 2026 dengan Berbagai Kegiatan Positif

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Next Post

Ini Catatan BI Tentang Kinerja Perbankan di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.