• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tak Ingin Masuk ke Lubang yang Sama, Golkar Pekanbaru Selektif Pilih Kader

by
10 Juni 2016
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Ketua DPD II Golkar Kota Pekanbaru, Erizal Muluk tidak ingin ada kader partai berlambang beringin yang dia pimpin berujung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, sudah terlalu banyak kader dari Golkar di Riau berakhir di Lembaga Antirasuah tersebut.

Dikatakan Erizal, apa yang baru saja dialami oleh dua kader Partai Golkar Riau sangat menjadi perhatian. Dua kader yang dimaksud adalah Suparman dan Johar Firdaus yang sama-sama pernah menduduki Ketua DPRD Riau. “Saya tidak ingin membahas mereka, tetapi ini jelas menjadi perhatian bagi partai,” jelas Erizal, Jumat (10/06/2016).

Untuk ke depan, kata Erizal, Golkar akan mencari kader yang betul-betul bersih dan tidak akan berurusan dengan masalah hukum. Sementara sejauh ini, Ketua DPD I Golkar Riau H Arsyadjuliandi Rachman belum mau berkomentar terkait dua kader yang ditahan KPK tersebut. Andi Rachman (sapaan akrabnya) yang belum lama dilantik sebagai Gubernur Riau Definitif cukup menghindar ketika para pewarta menanyakan hal tersebut.

Karena sejauh ini, rata-rata para petinggi di Provinsi Riau yang berurusan dengan KPK berasal dari kader Partai Golkar. Mulai dari dua gubernur Rusli Zainal dan Annas Maamun. Kemudian dua mantan Ketua DPRD Riau Suparman dan Johar Firdaus.

Suparman dan Johar Firdaus ditahan KPK pada Selasa (07/062016) lalu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap percepatan pengesahan RAPBD Perubahan Riau 2014 dan RAPBD Riau 2015.

Penahanan keduanya akan berlangsung hingga 20 hari ke depan untuk kepentingan proses penyidikan.(yan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik
Teknologi

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

...

Read moreDetails
Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

Next Post

Peserta Terbatas ! Ini Syarat dan Ketentuan Lomba Fotografi Danau Zamrud Siak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.