• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jangan Keluar Rumah Lebih Dari 2 Jam

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Maret 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU- Kualitas udara di Pekanbaru masih sangat tidak sehat. Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) diSimpang Mal SKA menunjukkan tingkat Particulate Matter (PM-10)berwarna merah, Rabu (12/03/2014).

Hasil pantauan di lapangan pukul 08.07 WIB, kabut asap tebal menyelimuti Pekanbaru dan pengendara sepeda motor harus melambatkan laju kendaraannya. Matahari hanya terlihat bulat berwarna merah jingga. 


dr Sri Melati spesialis paru-paru Fakultas Kedokteran Universitas Riau(UR) menyebutkan kondisi udara ini sudah berbahaya bagi kesehatan. “Jangan keluar rumah lebih dari dua jam,” ujarnya saat dialog bersama BEM UR Rabu (11/03/2014).

Alasan anggota tim Solusi Tuntas Bencana Asap (STBA) UR ini karena konsentrasi partikel yang dibawa asap meningkat berkali lipat. Seperti 10 Maret 2014 konsentrasi PM 10 berada 294 poin. Kualitas udara dinyatakan sehat jika PM-10 berada pada angka 0-50 Psi.

Ia menyebutkan partikel ini juga termasuk kumpulan PM yang berukuran 2,5 mikro meter di dalamnya. Jika terhirup bisa langsung mengendap di paru-paru dan dapat memicu kanker. “Jadi sangat berbahaya keluar rumah berjam jam, apa lagi tidak memakai masker,”tambahnya.

Untuk menghindari kabut asap dalam ruangan masyarakat juga dianjurkan menutup rapat ventilasi yang terbuka dengan jaring . “Kalau dulu, tiap pagi harus buka jendela supaya udara segar masuk. Tapi dengan kondisi seperti ini dianjurkan menutup seluruh jendela,” katanya. Dengan menghidupkan kipas angin sebagai penghalau asap yang masuk ke ruangan.
(riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Excelent Beri Diskon 20 Persen Kaos Hugo

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.