• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Prospek Usaha Properti Tahun 2014

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Februari 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tahun politik 2014 secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional. Pemilu yang akan kita hadapi tanggal 9 Maret mendatang, memaksa Indonesia berada dalam fase dimana seluruh roda perekonomian sedikit melempem. Tidak terkecuali di bidang usaha properti.
 
H. Zulfikri Toguan, SH. MH, pengusaha properti sekaligus akademisi Riau kepada bertuahpos.com, Kamis (27/02/2014) menyebutkan ada 3 faktor yang mempengaruhi pasar penjualan properti sedikit melambat dari tahun sebelumnya.
 
1. Kebijakan perbankan
 
Kebijakan perbankan saat ini yang memberlakukan pengetatan pengucuran dana di sektor properti menjadi beban calon konsumen perumahan. Seperti penghapusan kebijakan uang muka (DP) 10 persen menjadi  30 persen, bahkan DP hingga 50 persen untuk second home. Nilai tersebut memberatkan konsumen yang ingin berinvestasi di bidang properti
 
2. Kenaikan harga material
 
Beberapa material vital mengalami kenaikan harga per 2014. Seperti kenaikan harga semen dan besi, membuat developer terpaksa menaikkan harga, sehingga imbasnya daya beli masyarakat menurun
 
3. Tahun politik, perekonomian tak stabil

Adanya tahun politik 2014 ini mengakibatkan perekonomian tidak stabil, karena persaingan ekonomi tidak lagi terarah akibat kurangnya konsentrasi pemerintah di akhir masa jabatannya. Ditambah lagi ketidakpastian siapa yang menjadi suksesor presiden kedepan sehingga para pelaku usaha takut untuk bertindak sebagai langkah antisipasi terhadap kebijakan ekonomi pemerintahan yang baru.(smr)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Kuta Bali Taja INAFACT 2014

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.