• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tak Satupun IKM Riau Kantongi Standar SNI, Betulkah Pemerintah Tidak Peduli?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Nada bicara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau agak tertahan sejenak. Matanya mengisaratkan bahwa ketika itu dia sedang mengingat sesuatu.

Hal itu terjadi saat bertuahpos.com menanyakan dari kisaran 9000 industri kecil menengah atau IKM yang ada di Riau, sudah berapa IKM yang mengantongi standar SNI. “Tak ada satupun,” katanya.

Hal ini tentu tidak bisa dianggap hal yang sepele. Sejak dibukanya gerbang Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) pada 01 Desember 2015 lalu, dia meyakini bahwa masuknya produk luar negeri akan mengancam produk lokal.

Meskipun belum terlihat lonjakan signifikan banyaknya produk yang masuk dari Negara Asean ke Provinsi Riau. Namun sudah mulai terlihat ramai disejumlah Supermarket dan Swalayan yang ada di Provinsi Riau. Salah satunya adalah produk-produk Thailand dan Malaysia.

Hadirnya produk dari negara tetangga itu cepat atau lambat akan mengancam produk IKM Riau dalam persaingan pasar bebas itu. Terutama, hasil produk IKM Riau masih kalah dari sisi kemasan dan standar kelayakan jual. Tidak hanya itu, Firdaus bahkan meyakini bahwa negara-negara pesaing dalam pasar MEA itu juga sudah mulai mempelajari bahasa Indonesia.

Firdaus mengatakan tidak adanya standar SNI yang melekat pada kemasan produk olahan makanan IKM di Riau itu tidak sepenuhnya kesalahan pemerintah. ” Bukan kami tidak peduli. Memang tidak terlihat, tapi kami secara tidak langsung sudah jalan, kok. Apalagi untuk MEA ini,” katanya.

Dia bahkan meyakini untuk sementara ini kehadiran MEA belum menimbulkan gejolak masuknya produk dari tetangga itu. Namun solusi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Riau belum terlalu kongkrit “Biarkan dulu mereka masuk ke Riau, dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) kita nantinya akan termotivasi dengan keberadaan Pelaku usaha asing, tidak mungkin kita jadi penonton saja,”ujarnya

Maka untuk merangsang pelaku Industri Kecil Menengah di Riau yang diperkirakan mencapai 9000 IKM, menurut Firdaus pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,5 Miliar untuk bantuan alat UKM, ditambah lagi dari APBN untuk pelatihan-pelatihan.

“Ada dana dekon dan tugas Pembantuan dari Kementerian, ini bertujuan mempertemukan pelaku UKM dengan distributor atau pelaku usaha besar. Fokus IKM di Riau itu cukup berkuasa ditingkat lokal dulu,” ujarnya. Hingga saat ini dari 9000 IKM di Riau, menurut Firdaus belum satupun yang memiliki SNI.

“Memang masih kena di SNI, tapi kedepan akan didorong, untuk legalitas Industri dan mengajak membuat efisien dan ekonomis produk. Jika tidak dilakukan itu akan tergilas oleh produk luar,”ujarnya.

Dia menambahkan Pemerintah Provinsi Riau akan membantu agar IKM Riau bisa mengurus standar SNI. Setelah itu, barulah akan dilakukan pengembangan pasar untuk memperkenalkan produk Riau, dalam bentuk pameran, baik diluar maupun dalam negeri. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit
Otomotif

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit Harganya Rp18 Jutaan

...

Read moreDetails
Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi

Selat Hormuz Memanas, IHSG Terpaksa Parkir di Zona Merah. 23 Perusahaan Tunda IPO Saham 2026, Pasar Dinilai Belum Kondusif

23 Perusahaan Tunda IPO Saham 2026, Pasar Dinilai Belum Kondusif

4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

Next Post

Nikmatnya Lado Tanak Asli Batusangkar, Hanya Disini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.