• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pekan Ini TBS Riau 2000/Kg

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Februari 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM,PEKANBARU – Pekan ini Harga Tandan Buah  Segar (TBS) mengalami kenaikan. Untuk periode tanggal 19-25 februari harga naik Rp34,87 per kilogramnya.
 
Hal itu terungkap langsung pada Rapat Penetapan Harga TBS yang dipimpin langsung oleh Kadisbun Riau, Drs H Zulher MS  Kantor Dinas Perkebunan Riau, Selasa (18/02/14).
 
 
Harga TBS untuk umur 3 tahun yaitu Rp 1.445,53/kg, umur 4 tahun Rp 1.614,38/kg, umur 5 tahun yaitu Rp 1.727,57/kg, umur 6 tahun yaitu Rp 1.778,24/kg, umur 7 tahun Rp 1.846,16/kg, umur 8 tahun Rp 1.903,70/kg, umur 9 tahun Rp 1.964,74/kg dan umur 10 tahun keatas adalah Rp 2.019,59/kg. Sedangkan untuk harga CPO adalah Rp 9.016,83/kg dan PKO adalah Rp 6.093,65/kg.
 
Menurutnya harga sawit naik dalam beberapa bulan belakangan ini karena permintaan CPO dari pasar global sangat besar dan juga tingkat penerimaan pasar global terhadap kualitas CPO Indonesia terus naik. “Saya merasa senang akan kenaikan harga TBS ini, mudah-mudahan ini terus berlanjut,” ujarnya.
 
Zulher memprediksi, harga TBS ini akan terus naik dan bisa mengalahkan harga tertinggi pada tahun 2008 yaitu Rp 2.300/kg. Namun, untuk menjaga kenaikan harga ini terus bertahan diatas angka Rp 2.000/kg, Zulher sangat mengharapkan keseriusan pelaku usaha perkebunan baik petani dan perusahaan untuk melakukan pengelolaan usaha perkebunan yang baik dan benar. 
 
“Harga yang tinggi 2-3 bulan terakhir ini harus terus kita jaga. Jangan sampai kembali turun pada titik yang terendah seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu kita harus tahu bisa mengelola usaha perkebunan dengan baik dan benar. Bagaimana caranya merawat tanaman dengan baik, kapan diberi pupuk, pemanenan pada saat buah matang sempurna hingga pemeliharaan yang lainnya,” ujar Zulher.
 
Menambahkan Zulher, salah satu faktor penting lainnya yang harus terus diperhatikan oleh perusahaan subsector perkebunan adalah menseriusi sertifikasi Indonesia Suistainability Palm Oil (ISPO) yang telah menjadi mandatory bagi perusahaan perkebunan untuk mendapatkan sertifikat tersebut hingga Desember tahun 2014 ini.
 
Dengan terpenuhinya segala persyaratan sertifikasi ISPO ini maka tingkat permintaan dari pasar global akan terus naik dan bertambah.
 
“Salah satu isu yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah tentang issue lingkungan terutama pada saat rawan terjadinya kebakaran. Jangan sampai dengan adanya stigma pencemaran lingkungan ini baik dari kebakaran hingga pengelolaan usaha perkebunan yang tidak pro lingkungan maka kembali mengubah pandangan masyarakat global yang akhir-akhir ini telah membaik,” ujar Zulher.(Syawal/rls).

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Ruko Tak Boleh Jadi Hotel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.