• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Anas Maamun Divonis 6 Tahun, Ini Kata Aktivis UIN Suska Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor Bandung memvonis Gubernur Riau non aktif Anas Maamun selama 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Hingga saat ini, kasus korupsi yang dilakukan oleh Gubernur Riau itu masih menyisakan kekecewaan bagi masarakat Riau. “Divonisnya Anas Maamun dengan hukuman 6 tahun penjara, menjadi tamparan keras bagi Provinsi Riau,” kata seorang Aktivis Mahasiswa UIN Suska Riau Rizky Ananda.

Anas Maamun adalah Gubernur Riau ke 3 yang tersangkut kasus korupsi dan telah divonis bersalah oleh pengadilan. Rizky menilai fakta ini secara tidaklangsung memberi gambaran bahwa Riau sedang mengalami krisis kepemimpinan.

Hal ini mestinya menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar kedepan lebih hati-hati dalam menentukan kepala daerah. Rekam jejak tokoh harus jadi pertimbangan.

“Sumber daya dan anggaran yang dikelolah oleh Pemerintah Riau kedepannya harus mendapat pengawasan yang lebih ketat,” tambahnya

Dalam perkara Anas Maamun, hakim menilai Gubernur Riau nonaktif itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima uang suap.

Vonis majelis hakim ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut Annas dengan hukuman 6 tahun penjara. Namun untuk hukuman denda, vonis hakim lebih ringan dari tuntutan JPUyang menuntut dengan denda Rp 250 juta subsider 5 bulan kurungan. (melba)

 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Camat Tanah Putih Peringatkan Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.