BERTUAHPOS.COM- Kementerian Sosial (Kemensos) terus mendorong perluasan registrasi masyarakat dalam program perlindungan sosial (Perlinsos) digital dengan menggandeng berbagai pendamping sosial dan relawan. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat pendataan keluarga serta membantu warga yang kesulitan menggunakan layanan digital secara mandiri.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut peran pilar-pilar sosial penting untuk memenuhi sasaran registrasi. Selain membantu masyarakat mengakses layanan digital, mereka juga mendampingi pengisian data agar sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Per 27 Oktober 2026, hampir 15 juta keluarga telah tercatat di sistem Perlinsos digital. Kemensos menargetkan lebih dari 48 juta keluarga terdaftar hingga Desember 2026. Untuk mempercepat pencapaian sasaran tersebut, pemerintah mengajak pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), pekerja sosial masyarakat (PSM), serta karang taruna untuk berperan sebagai agen Perlinsos.
Perlinsos digital merupakan layanan pendataan perlindungan sosial yang dikembangkan pemerintah untuk mendukung registrasi keluarga, termasuk mereka yang berpotensi menjadi penerima bantuan sosial (bansos). Layanan ini dapat digunakan oleh keluarga yang pernah menerima bantuan maupun warga yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon penerima. Bantuan yang dapat diajukan di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
BPNT sendiri adalah singkatan dari Bantuan Pangan Non Tunai, yaitu salah satu program bantuan sosial dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial yang bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok.
Sementara itu,PKH atau Program Keluarga Harapan adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat dari Pemerintah Indonesia kepada keluarga miskin atau rentan yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Namun, pendaftaran tidak serta-merta membuat pemohon menjadi penerima bantuan. Setiap pengajuan tetap harus melewati verifikasi dan pencocokan data berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Warga dapat mendaftarkan diri untuk bansos melalui portal Perlinsos dengan langkah-langkah berikut:
– Buka situs resmi Perlinsos yang disediakan Kemensos.
– Pilih fitur “masuk dengan IKD” untuk memulai.
– Masukkan NIK dan PIN IKD, dengan memastikan keduanya sesuai dengan identitas kependudukan.
– Ikuti petunjuk verifikasi wajah melalui sistem biometrik.
– Setelah berhasil masuk, buka menu pendaftaran bansos.
– Pilih jenis bantuan yang hendak diajukan, seperti PKH atau BPNT.
– Isi formulir dengan informasi yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.
– Periksa kembali seluruh data dan berikan persetujuan penggunaan data untuk verifikasi.
– Tekan tombol “ajukan bantuan” untuk menyelesaikan pendaftaran.
Setelah pengajuan dikirim, pemohon perlu menunggu pemeriksaan. Status pendaftaran tidak menjamin bantuan langsung diberikan karena penetapan penerima ditentukan berdasarkan hasil verifikasi.









