• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Didominasi Sumatra, Luas Lahan Pertanian Organik Belum Merata

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 November 2026
Didominasi Sumatra, Luas Lahan Pertanian Organik Belum Merata

Foto: Ilustrasi / Bertuahpos.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Separuh dari total luas lahan pertanian organik nasional berada di Pulau Sumatra, menurut laporan Statistik Pertanian Organik Indonesia 2025.

Laporan itu mencatat luas lahan pertanian organik Indonesia mencapai 65.100 hektare pada 2024 atau naik sekitar 24% dibandingkan 2020.

Jumlah produsen organik pada periode yang sama meningkat tiga kali lipat menjadi 108.469 orang.

Laporan tersebut diluncurkan Bappenas bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa serta Aliansi Organis Indonesia.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo AA Teguh Sambodo, menyatakan data pertanian organik diperlukan untuk menentukan arah pengembangan sektor.

Teguh menilai pengembangan pertanian organik menjadi bagian dari upaya membangun sistem pangan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Praktik itu juga relevan menghadapi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.

Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal, menyatakan petani kecil yang menjalankan praktik pertanian organik tanpa sertifikasi maupun pertanian agroekologis tradisional perlu diperhitungkan.

“Praktik pertanian organik yang tidak bersertifikat serta pertanian agroekologis tradisional yang dilakukan oleh petani skala kecil telah berkembang pesat di seluruh dunia,” ujarnya.

“Data menunjukkan kemajuan yang jauh lebih besar ketika para petani ini disertakan dalam data kita; itulah sebabnya mereka harus diintegrasikan ke dalam strategi pengembangan ekosistem pertanian organik,” kata Rajendra.

Pemerintah menargetkan kontribusi komoditas pertanian organik menjadi 1,55% dari total produksi pertanian pada 2029. Target itu naik dari proporsi 1,47% pada 2025 dalam RPJMN 2025–2029.

Bappenas, FAO, International Fund for Agricultural Development, dan Komite Nasional Pertanian Keluarga turut meluncurkan Komite Koordinasi Bersama untuk Petani Keluarga.

Forum itu menjadi wadah koordinasi kebijakan lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup petani keluarga.*

Tags: agroekologiAliansi Organis IndonesiaBappenasFAOKomite Koordinasi Bersamaluas lahan pertanian organikpertanian organikpetani kecilpetani keluargaRajendra AryalSPOI 2025Sumatera
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Green Jobs dan Hitungan Ekonomi di Balik Restorasi Lahan
Lingkungan

Green Jobs dan Hitungan Ekonomi di Balik Restorasi Lahan

...

Read moreDetails
Restorasi Ekosistem Buka Peluang 32 Juta Lapangan Kerja Hijau

Restorasi Ekosistem Buka Peluang 32 Juta Lapangan Kerja Hijau

Luas Lahan Pertanian Organik Naik 24% Sejak 2020

Luas Lahan Pertanian Organik Naik 24% Sejak 2020

Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Bappenas Tegaskan Kebijakan Pembangunan Daerah Tak Bisa Disamaratakan

Bappenas Tegaskan Kebijakan Pembangunan Daerah Tak Bisa Disamaratakan

Kementerian ESDM Desan PLN Investigasi soal Blackout Sumatera

Kementerian ESDM Desan PLN Investigasi soal Blackout Sumatera

Next Post
Pajak UMKM Beromzet di Bawah Rp500 Juta 0%, Bagaimana dengan Warget Didatangi Petugas Pajak?

Pajak UMKM Beromzet di Bawah Rp500 Juta 0%, Bagaimana dengan Warget Didatangi Petugas Pajak?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.