BERTUAHPOS.COM — Awal Bros Group taja Seminar Epilepsi dan Bedah Epilepsi bertajuk “Mengenal Epilepsi Lebih Dekat, Membuka Jalan Menuju Harapan Baru” di Hotel Pangeran, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Seminar yang menjadi salah satu rangkaian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 yang jatuh pada tangga 12 November 2026 ini, dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli.
Adapun pemateri yang dihadirkan, yakni Prof. dr. Zainal Muttaqin, Sp.BS(K), Ph.D sebagai Neurosugery Specialist Subspecialist in Funcsional Neurosugey, dan dr Denny Wellyam Sigarlaki, M.Sc, Sp.A, Subsp.Neuro(K) sebagai dokter Spesialis Anak Subspesialis Neurologi.
Dalam kesempatan itu, Zulkifli berharap bahwa seluruh peserta yang hadir kiranya dapat menjadi agen pengetahuan terhadap penyakit epilepsi.
“Ilmu yang didapat agar dapat disampaikan kepada yang lain sehingga dapat menjadi bekal terutama dalam upaya pencegangan dan penanganannya,” katanya.
Dia menyebut, secara global kasus epilepsi menyerang setidaknya 50 juta orang rata-rata pertahun. Secara nasional kasusnya di kisaran 1,5 jutaan orang. Sedangkan untuk Riau di angka 35-59 ribu kasus epilepsi rata-rata per tahun.
“Dengan adanya seminar seperti ini, setidaknya penyakit ini dapat lebih menjadi perhatian. Fenomena ini lah yang kami baca untuk melahirkan sejumlah kebijakan,” Jelasnya.
Selain itu, kata dia, Pemprov Riau kini tengah berupaka membenahi sektor kesehatan, teritama bagaimana sektor kesehatan terintegrasi dengan sektor lain sehingga menjadi ekosistem yang memberikan banyak dampak.
Kepala Devisi Pelayanan Medis RS Awal Bros, dr Ruth Hutagalung, melihat bahwa kolaborasi bersama dengan banyak pihak menjadi salah satu cara paling efektif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap epilepsi dan kesehatan pada umumnya.
Selama ini, kata dia, ada banyak persepsi yang muncul di tengah masyarakat yang mana persepsi itu seringkali bertolakbelakang dengan fakta yang sebenarnya tentang suatu penyakit. Salah satunya, bahwa penyandang epilepsi tidak punya masa depan.
“Bagi kami, penyandang epilepsi itu tidak hanya butuh pengobatan, kecanggihan teknologi dan penanganan medis yang tepat, tapi juga butuh dukungan dari semua pihak agar mereka dapat menjalani hidup layaknya manusia normal pada umumnya,” ujarnya.
RS Awal Bros Group menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau selama periode Oktober hingga November 2026 dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.
“RS Awal Bros Group mendukung penuh rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional ke-62. Melalui berbagai kegiatan ini, kami ingin turut berkontribusi dalam memberikan edukasi kesehatan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, serta mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Asisten Group Head (AGH) Marketing Awal Bros Group, dr. Noca Arianti.
Dukungan tersebut, kata dr Noca, diwujudkan melalui partisipasi dalam sejumlah kegiatan, di antaranya Seminar Epilepsi hari ini, Bapelkes Vaganza pada 9–11 November 2026, serta kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Sosialisasi Pencegahan HIV di Universitas Hang Tuah Pekanbaru.
Selain itu, RS Awal Bros Group juga mendukung pelaksanaan Seminar Awam pada 11 November 2026 dan Senam Bersama HKN ke-62 pada 15 November 2026 di halaman Kantor Gubernur Riau.
Bentuk dukungan yang diberikan meliputi penyediaan narasumber dokter spesialis, pemeriksaan kesehatan gratis, tenaga medis, posko kesehatan, ambulans siaga, booth layanan dan informasi kesehatan, serta media promosi dan edukasi kesehatan.
“Melalui kolaborasi ini, RS Awal Bros Group berharap dapat terus mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah dan memperluas akses edukasi serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar dr Noca.*







