• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 September 2026
Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Foto grafis: Bertuahpos

126
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Harga emas dunia merosot 3% pada Senin (28/9/2026), menyentuh level terendah dalam lebih dari 7 pekan.

Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat akan tetap tinggi.

Menurut laporan Reuters, harga emas dunia anjlok 3% menjadi USD4.156,45 per ons pada pukul 15.14 WIB, terendah sejak 5 Agustus.

Harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ambles 3,1% ke posisi USD4.188,80 per ons.

Dolar AS yang bertahan kuat membuat emas, yang dihargai dalam dolar, menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Pada saat yang sama, imbal hasil US Treasury kembali melompat.

Analis UBS, Giovanni Staunovo, menyebut 2 faktor itu lah yang menjadi pemicu utama pelemahan emas belakangan ini.

“Kenaikan harga minyak dan meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga AS lebih lanjut yang diperhitungkan pelaku pasar merupakan pendorong utama pelemahan emas baru-baru ini,” kata Staunovo.

Kondisi itu dapat membuat imbal hasil riil AS dan dolar tetap tinggi. Hal ini meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sekaligus berpotensi memicu volatilitas lebih lanjut pada harga emas dalam jangka pendek.

Harga minyak mentah Brent kembali melesat setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian dari Iran untuk menyelesaikan konflik kedua negara dan membuka kembali Selat Hormuz.

Kebuntuan itu membuat ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi. Kenaikan biaya energi cenderung mendorong inflasi karena meningkatkan harga berbagai barang dan jasa.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan Oktober mencapai 70,3%.

The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin pada awal bulan ini dan memberi sinyal bahwa pengetatan tambahan masih mungkin dilakukan.

Pada Jumat, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Beth Hammack menyatakan kekhawatirannya bahwa inflasi yang terus tinggi dapat membuat masyarakat Amerika terbiasa menerima harga tinggi sebagai kondisi normal. Menurut dia, bank sentral tidak dapat membiarkan hal itu terjadi.

Perhatian investor kini beralih ke rangkaian data ekonomi AS pekan ini, yakni lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, data Personal Consumption Expenditures (PCE), serta nonfarm payrolls.

Data tersebut dapat memberi petunjuk soal tekanan inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja yang berpotensi mempengaruhi kebijakan moneter The Fed.

Logam mulia lain ikut tertekan. Perak spot merosot 4,8% menjadi USD61,17 per ons, platinum melorot 2,4% ke USD1.735,88 per ons, dan paladium turun 2,2% ke USD1.239,60 per ons.

Tags: dolar asemas spotharga emasharga minyakperakSelat Hormuzsuku bunga ASthe fed
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank
Ekonomi

Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank

...

Read moreDetails
Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Harga Emas Pegadaian 28 September 2026

Harga Emas Pegadaian 28 September 2026, Antam 1 Gram Rp2,65 Juta, Cek Selengkapnya di Sini

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Melemah, Skenario Bullish Masih Terbuka

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Next Post
Kepmen ESDM 365 Batasi Afiliasi di Bisnis Jasa Tambang Minerba

Kepmen ESDM 365 Batasi Afiliasi di Bisnis Jasa Tambang Minerba

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.