BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Riau mendorong BAZNAS Riau agar mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola berbasis data.
Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli mengatakan, penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing.
“Zakat harus dikelola dengan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang rapi, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya di Pekanbaru, Rabu, 7 Juli 2026.
Dia menegaskan, setiap dana zakat merupakan amanah umat yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, tata kelolanya perlu diperkuat.
Zulkifli mengatakan, Pemprov Riau juga mendorong bagaimana BAZNAS terus memperkuat tingkat kepercayaan muzaki melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan terbuka. Cata itu bisa dilakukan dengan memaksimalkan digitalisasi.
“Kami ingin digitalisasi layanan zakat, infak, dan sedekah diperkuat agar adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelasnya.
Selain itu, penyaluran zakat berbasis data juga perlu diperhatikan oleh BAZNAS Provinsi Riau agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Pembaruan data mustahik yang terintegrasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci.
Oleh karena itu, kata dia, zakat harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program produktif. “Kami mendorong BAZNAS Riau menjalankan bantuan usaha, pelatihan, pendampingan ekonomi keluarga, hingga peningkatan kapasitas masyarakat,” tuturnya.









