BERTUAHPOS.COM — Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 turun 3,1 poin menjadi 117,8, berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), yang dirilis Rabu, 8 Juli 2026.
BI mencatat bahwa penurunan ini dipicu pelemahan ekspektasi dan kondisi ekonomi saat ini. Meski masih di zona optimistis, penurunan terjadi hampir di semua kelompok pengeluaran dan usia.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menegaskan bahwa keyakinan konsumen masih terjaga meski mengalami koreksi.
“Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juni 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga,” kata Ramdan.
Penurunan IKK didorong oleh dua komponen utama: Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). IEK merosot dari 129,7 menjadi 126,4, sedangkan IKE turun dari 112,2 ke level 109,2.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, penurunan terbesar terjadi pada responden dengan belanja Rp4,1 juta hingga Rp5 juta, dari 126,4 menjadi 116. Sementara itu, kelompok pengeluaran Rp2,1 juta hingga Rp3 juta justru mencatat kenaikan dari 113,7 menjadi 116,7.
Menurut Ramdan, pergeseran ini menunjukkan tekanan mulai merambat ke segmen menengah-atas. “Kelompok pengeluaran menengah ke atas cenderung menahan konsumsi, sedangkan kelompok di bawahnya masih bertahan,” jelasnya.
Berdasarkan usia, penurunan terdalam terjadi pada responden 31-40 tahun, dari 129,8 menjadi 123,1. Satu-satunya kenaikan tercatat pada kelompok usia 51-60 tahun, dari 107,5 menjadi 109,7.
Secara spasial, Makassar, Banten, dan Medan mengalami penurunan IKK terbesar. “Kota-kota ini menjadi episentrum pelemahan sentimen konsumen pada Juni,” ujar Ramdan.
Di tengah penurunan keyakinan, proporsi pendapatan untuk konsumsi justru naik dari 72,3% menjadi 73%. Sebaliknya, porsi untuk cicilan utang turun dari 10,2% menjadi 10%, dan tabungan merosot dari 17,5% menjadi 17%, mengindikasikan konsumen mulai menguras simpanan.









