BERTUAHPOS — Harga emas di Pegadaian terpantau relatif stabil pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Berdasarkan pembaruan resmi Pegadaian, harga emas tabungan dan emas batangan tidak mengalami lonjakan signifikan, namun tetap mencerminkan tren harga logam mulia yang kuat.
Untuk produk Tabungan Emas Pegadaian, harga beli emas hari ini ditetapkan sebesar Rp 28.890 per 0,01 gram. Sementara itu, harga jual emas berada di level Rp 27.730 per 0,01 gram, mencerminkan selisih (spread) yang masih berada dalam kisaran wajar.
Stabilnya harga emas tabungan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk terus melakukan akumulasi emas secara bertahap. Skema tabungan emas dinilai tetap menarik, terutama bagi investor ritel yang ingin berinvestasi dengan nominal kecil namun konsisten.
Sementara itu, harga emas batangan yang diperdagangkan Pegadaian juga menunjukkan pergerakan yang relatif tenang. Untuk emas batangan produksi Antam, harga emas ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.987.000, sedangkan emas 10 gram dijual seharga Rp 29.222.000.
Pada ukuran yang lebih besar, emas batangan Antam 25 gram tercatat di harga Rp 72.663.000, sementara emas 100 gram dipasarkan dengan harga Rp 290.277.000. Harga ini masih mencerminkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai jangka menengah hingga panjang.
Adapun emas batangan produksi UBS juga menunjukkan harga yang kompetitif. Emas UBS 1 gram hari ini dijual di harga Rp 3.002.000, sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp 29.288.000.
Untuk denominasi besar, emas UBS 50 gram dipatok Rp 145.852.000, dan emas 500 gram mencapai Rp 1.455.803.000. Perbedaan harga antara Antam dan UBS mencerminkan faktor merek, sertifikasi, serta permintaan pasar.
Pegadaian juga menampilkan grafik pergerakan harga emas yang mencakup rentang satu minggu, satu bulan, enam bulan, hingga satu tahun. Grafik ini memberikan gambaran historis yang membantu investor membaca tren harga sebelum mengambil keputusan transaksi.
Secara global, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian ekonomi dan kebijakan moneter global. Kondisi ini turut memengaruhi pergerakan harga emas domestik, termasuk produk emas Pegadaian.
Dengan harga yang relatif stabil, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat. Pegadaian menilai emas masih relevan sebagai sarana perlindungan nilai aset di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.***









