• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 19, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Emas Terkoreksi Usai Cetak Rekor, Aksi Ambil Untung dan Redanya Geopolitik Jadi Pemicu

Harga emas turun usai cetak rekor akibat aksi ambil untung dan redanya ketegangan geopolitik, namun masih berpeluang naik menuju US$5.000.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Januari 2026
Harga Emas Terkoreksi Usai Cetak Rekor, Aksi Ambil Untung dan Redanya Geopolitik Jadi Pemicu

Harga Emas Terkoreksi Usai Cetak Rekor, Aksi Ambil Untung dan Redanya Geopolitik Jadi Pemicu

170
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Harga emas global melemah pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026—setelah reli panjang yang mendorong logam mulia mencetak rekor tertinggi. Aksi ambil untung investor serta meredanya ketegangan geopolitik mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Harga emas spot turun 0,5% ke level US$4.592,29 per ons pada pukul 13.39 waktu setempat AS. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah harian di US$4.536,49 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup melemah 0,6% ke US$4.595,40 per ons.

Meski terkoreksi, emas masih berada di jalur kenaikan mingguan sekitar 1,9%, menandai potensi penguatan untuk pekan kedua berturut-turut. Pada Rabu lalu, harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$4.642,72 per ons.

Analis Marex, Edward Meir, menilai pelemahan emas sejalan dengan koreksi umum di pasar komoditas setelah kenaikan agresif dalam beberapa pekan terakhir.

“Ini adalah pelemahan luas di komoditas akibat aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan di Timur Tengah juga memangkas premi geopolitik pada emas dan logam lainnya, terutama perak,” ujar Meir.

Ketegangan geopolitik global dinilai mulai mereda setelah aksi protes di Iran menurun. Di saat bersamaan, Presiden AS Donald Trump memilih pendekatan wait and see, sementara Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan berupaya memediasi situasi di Iran guna menurunkan eskalasi.

Faktor Perdagangan dan Kebijakan The Fed

Dari sisi perdagangan global, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Taiwan yang diumumkan Kamis lalu. Kesepakatan tersebut menurunkan tarif atas sejumlah ekspor semikonduktor Taiwan dan mendorong masuknya investasi baru ke sektor teknologi AS. Namun, langkah ini dinilai berpotensi memicu ketegangan baru dengan China.

Sementara itu, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Berdasarkan data LSEG, bank sentral AS diperkirakan menahan suku bunga hingga paruh pertama 2026, dengan peluang pemangkasan pertama sebesar 25 basis poin pada Juni.

Dalam kondisi normal, emas cenderung berkinerja positif saat suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi meningkat. Meski terkoreksi, prospek jangka menengah emas dinilai tetap solid.

“Saya masih melihat peluang emas mencapai US$5.000 per ons tahun ini, meskipun perjalanannya akan diwarnai koreksi-koreksi besar,” kata Meir.

Tekanan jual juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak spot anjlok 2,9% ke US$89,65 per ons, meski masih mencatat potensi kenaikan mingguan lebih dari 12% setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi US$93,57 per ons.

JP Morgan dalam catatannya menyebut harga perak kini rentan terhadap koreksi tajam, seiring meningkatnya risiko pasokan global, arus keluar ETF, melemahnya permintaan industri, serta pengetatan kebijakan perdagangan di China.

Sementara itu, harga platinum spot turun 3,3% ke US$2.330,67 per ons, namun masih mengarah ke kenaikan mingguan. Palladium juga melemah 0,6% ke US$1.790,78 per ons.

Dengan kombinasi faktor geopolitik yang lebih tenang, kebijakan moneter yang masih ketat, serta valuasi yang sudah tinggi, pasar menilai volatilitas harga emas masih akan berlanjut. Koreksi jangka pendek dinilai wajar, namun minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang belum sepenuhnya pudar.***




 

Tags: Analisaharga emas
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia
Ekonomi

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

...

Read moreDetails
Harga Emas Pegadaian 28 September 2026

Harga Emas Pegadaian 28 September 2026, Antam 1 Gram Rp2,65 Juta, Cek Selengkapnya di Sini

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Antam Pangkas Rasio Dividen Jadi 70%, Dana Sisa Dialihkan untuk Proyek Baterai EV Rp100 Triliun

Harga Emas Antam Hari Ini 21 Agustus 2026 Bertahan di Level Tinggi, 1 Gram Rp2.725.000

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak Turun, Cek Selengkapnya di Sini

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak Turun, Cek Selengkapnya di Sini

Next Post
Berikut Hasil Identifikasi BKSDA Riau soal Kemunculan Harimau Sumatera di Kawasan TN Zamrud Siak

Berikut Hasil Identifikasi BKSDA Riau soal Kemunculan Harimau Sumatera di Kawasan TN Zamrud Siak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.