• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik Mulai 2026

Pemerintah tak perpanjang insentif mobil listrik 2026. Airlangga alihkan anggaran ke mobil nasional dan minta produsen bangun pabrik.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Desember 2025
Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik Mulai 2026

Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik Mulai 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemerintah memastikan tidak akan memperpanjang insentif mobil listrik pada 2026. Anggaran insentif tersebut akan dialihkan untuk pengembangan program mobil nasional.

Masa berlaku insentif mobil listrik berakhir pada 31 Desember 2025 dan tidak dilanjutkan pada tahun berikutnya. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri melalui pengembangan mobil nasional.

“Anggaran insentif mobil listrik akan dialihkan ke perencanaan mobil nasional. Kita bisa belajar dari pengalaman VinFast,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa, 16 Desember 2025, dilansir dari CNN Indonesia.

Insentif yang dimaksud berupa pembebasan bea masuk impor kendaraan listrik secara utuh (CBU) menjadi nol persen, dari tarif normal sebesar 50 persen. Pemerintah mencatat total anggaran insentif otomotif yang telah digelontorkan mencapai Rp7 triliun dalam dua tahun terakhir.

Sejak dibuka pada Februari 2024, terdapat enam perusahaan otomotif yang memanfaatkan insentif tersebut, yakni BYD Auto Indonesia, VinFast Automobile Indonesia, Geely Motor Indonesia, Era Industri Otomotif (Xpeng), National Assemblers (Aion, Citroen, Maxus, dan VW), serta Inchcape Indomobil Energi Baru (GWM Ora).

Sebagai syarat, setiap produsen penerima insentif wajib membangun fasilitas produksi mobil listrik di dalam negeri sesuai ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Jumlah produksi harus setara dengan volume kendaraan listrik yang diimpor dalam bentuk CBU.

Kewajiban produksi tersebut berlaku mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027. Jika produsen tidak memenuhi komitmen, pemerintah berhak mencairkan bank garansi untuk menutup kewajiban produksi yang tidak terealisasi.

Airlangga menegaskan, produsen otomotif yang telah menikmati insentif kendaraan listrik kini harus merealisasikan janji investasinya dengan membangun pabrik di Indonesia. “Pemerintah sudah memberikan berbagai insentif. Sekarang tinggal mereka membangun pabrik,” ujarnya.

VinFast dinilai telah menunjukkan keseriusan dengan melakukan investasi sekaligus pembangunan fasilitas produksi. Pemerintah berharap langkah tersebut diikuti produsen lain yang selama ini menikmati insentif namun belum memiliki pabrik di Indonesia.***

Tags: industrinasionalotomotif
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Mitsubishi All-New Pajero Dibanderol Rp1 Miliar, Cek Spesifikasinya
Otomotif

Mitsubishi All-New Pajero Dibanderol Rp1 Miliar, Cek Spesifikasinya

...

Read moreDetails
Ini Fitur Unggulan Yamaha All New Vixion R155

Ini Fitur Unggulan Yamaha All New Vixion R155

Spesifikasi dan Harga Yamaha Vega Force, Motor Bebek Desain Sporty dengan Mesin Irit

Spesifikasi dan Harga Yamaha Vega Force, Motor Bebek Desain Sporty dengan Mesin Irit

Kawasaki KLE 500 SE Smartride Hadir dengan Kopling Otomatis Mekanis

Kawasaki KLE 500 SE Smartride Hadir dengan Kopling Otomatis Mekanis

BYD Sealion 8, SUV Bongsor Tiga Baris Bersiap Masuk Ke Indonesia

BYD Sealion 8, SUV Bongsor Tiga Baris Bersiap Masuk Ke Indonesia

Inilah 5 Hal yang Membuat Konsumsi BBM Hyundai STARGAZER Cartenz Lebih Efisien

Inilah 5 Hal yang Membuat Konsumsi BBM Hyundai STARGAZER Cartenz Lebih Efisien

Next Post
11 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Menyusul

11 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Menyusul

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.