BERTUAHPOS – Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives kembali menguat pada penutupan Kamis, 9 Oktober 2025.
Penguatan ini dipicu oleh ekspektasi produksi yang melemah dalam beberapa minggu mendatang, serta dukungan dari kenaikan harga minyak kedelai global.
Pedagang minyak sawit, David Ng, menyebut bahwa pasar masih menunjukkan tren positif.
“Kami melihat support di RM4.500 per ton dan resistance di RM4.680 per ton,” ujarnya dikutip dari Bernama.
Pada sesi penutupan, kontrak spot Oktober 2025 dan November 2025 masing-masing naik RM38 menjadi RM4.506 dan RM4.544 per ton.
Sementara kontrak Desember 2025 meningkat RM46 menjadi RM4.591 per ton.
Kontrak Januari 2026 naik RM50 menjadi RM4.613 per ton, kontrak Februari 2026 naik RM51 menjadi RM4.603 per ton, dan kontrak Maret 2026 bertambah RM53 menjadi RM4.568 per ton.
Total volume transaksi juga meningkat menjadi 128.061 lot dari 127.995 lot pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, open interest naik menjadi 278.044 kontrak dari 277.380 kontrak sehari sebelumnya.
Di pasar fisik, harga October South turut naik RM60 menjadi RM4.530 per ton, menunjukkan dukungan kuat terhadap tren kenaikan harga CPO di tingkat berjangka maupun fisik.***









