BERTUAHPOS— Aula Kelurahan Umban Sari dipadati antusiasme para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana untuk UMKM, Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara ini ditaja oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 2 Umban Sari, bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau.
Pelatihan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini bertujuan memberikan bekal praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha. Ketua Pelaksana, Dian Putri Riri Arinji, menyampaikan bahwa pencatatan transaksi keuangan sangat penting sebagai dasar keberlanjutan usaha. “Kami berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya pembukuan sederhana bagi para pelaku usaha,” ujarnya kepada Bertuahpos, Sabtu 30 Agustus 2025.
Pihak kelurahan turut menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN ini. Nina, perwakilan Kelurahan Umban Sari, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata mendukung penguatan ekonomi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar UMKM semakin maju,” katanya.
Materi utama disampaikan oleh Abdi Abadi Pelawi, Konsultan PI-UMKM dari BI Provinsi Riau. Ia menekankan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi sebagai kunci bisnis yang sehat. “Banyak UMKM berkembang dari sisi penjualan, tapi belum memahami cara mencatat keuangan. Padahal, pembukuan yang teratur menjadi syarat penting agar usaha bisa maju dan mendapatkan akses permodalan,” jelasnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga diperkenalkan aplikasi SIAPIK dari Bank Indonesia. Aplikasi ini dirancang khusus untuk membantu UMKM membuat laporan keuangan dengan mudah. Sesi praktik penggunaan aplikasi tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Salah satu peserta, Vivi, pengusaha kue basah, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Selama ini saya hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran di buku biasa. Setelah ikut pelatihan, ternyata ada aplikasi yang mudah sekali dipakai. Jadi lebih profesional, dan saya bisa tahu keuntungan bersih usaha saya,” ungkapnya dengan senyum.
Ketua Kelompok KKN UMRI Umban Sari, Azwin Lubis, berharap pelatihan ini membawa manfaat nyata bagi UMKM lokal. “Semoga ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari sehingga pelaku UMKM lebih profesional, terstruktur, dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN UMRI bersama BI dalam mendukung literasi keuangan pelaku UMKM. Dengan sinergi kampus, lembaga keuangan, dan masyarakat, UMKM di Kelurahan Umban Sari diharapkan semakin siap menghadapi tantangan usaha ke depan.***








