BERTUAHPOS — Didorong oleh ekspansi meningkatnya permintaan biofuel membuat harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 5 Agustus 2025. Selain itu, pasar juga tengah mengkhawatirkan pertumbuhan produksi yang mungkin akan melambat.
Menurut, pedagang minyak sawit David Ng harga CPO mendapat dukungan di atas RM4.200 per ton dengan level resistensi di RM4.350 per ton. Pada penutupan perdagangan, kontrak spot Agustus naik RM84 menjadi RM4.250 per ton.
Kontrak September 2025 naik RM98 menjadi RM4.272 per ton, Oktober 2025 naik RM103 menjadi RM4.290 per ton, November 2025 naik RM100 menjadi RM4.300 per ton, Desember 2025 naik RM91 menjadi RM4.305 per ton, dan Januari 2026 naik RM87 menjadi RM4.310 per ton.
Volume perdagangan meningkat menjadi 81.986 lot dari 72.995 lot pada hari sebelumnya. Sementara itu, open interest naik menjadi 225.916 kontrak dari 221.839 kontrak. Harga CPO fisik untuk Agustus Selatan tercatat naik RM60 menjadi RM4.260 per ton.***









