PEKANBARU — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra plasma di Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 2–8 Juli 2025. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp14,93 per kilogram atau naik 0,46 persen dari periode sebelumnya.
Dengan kenaikan ini, harga TBS untuk umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.284,88 per kilogram, tertinggi di antara kelompok umur lainnya. Kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel pada minggu ini.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, menjelaskan bahwa harga CPO naik Rp37,03 dan kernel naik Rp155,92 dibandingkan minggu lalu.
Harga CPO yang digunakan mengacu pada rata-rata, dan jika tidak valid, menggunakan harga rata-rata KPBN. Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp13.548,75, sementara kernel sebesar Rp9.985,00. Adapun harga cangkang sawit untuk periode ini juga ditetapkan sebesar Rp18,50 per kilogram dan berlaku untuk satu bulan ke depan.
“Harga TBS pekebun plasma ditetapkan berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan, yang telah disepakati oleh tim. Selain itu, indeks K yang digunakan sebesar 92,31 persen untuk satu bulan ke depan,” jelas Defris.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit plasma:
- Umur 3 tahun: Rp 2.521,99
- Umur 4 tahun: Rp 2.868,03
- Umur 5 tahun: Rp 3.042,45
- Umur 6 tahun: Rp 3.176,39
- Umur 7 tahun: Rp 3.243,76
- Umur 8 tahun: Rp 3.282,22
- Umur 9 tahun: Rp 3.284,88
- Umur 10–20 tahun: Rp 3.266,31
- Umur 21 tahun: Rp 3.213,62
- Umur 22 tahun: Rp 3.162,77
- Umur 23 tahun: Rp 3.108,83
- Umur 24 tahun: Rp 3.049,54
- Umur 25 tahun: Rp 2.983,06
- Indeks K: 92,31%
- BOTL: 1,33
- Harga CPO: Rp 13.588,82
- Harga Kernel: Rp 9.941,35
- Harga Cangkang: Rp 18,50
Simak berita lainnya tentang Kelapa Sawit









