BERTUAHPOS — Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) gelar Pelatihan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Acara itu berlangsung di Hotel Grand Elite, Jalan Riau, Pekanbaru, dan dibuka oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si.
Pelatihan ISPO digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor sawit dalam menerapkan prinsip keberlanjutan sesuai standar ISPO.
Dalam kesempatan itu, Syahrial Abdi menegaskan bahwa ISPO bukan sekadar tuntutan pasar global, melainkan bagian dari tanggung jawab kolektif untuk menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.
“ISPO bukan hanya tuntutan pasar, tetapi juga komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa industri sawit kita berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pelaku usaha perkebunan, hingga perwakilan lembaga terkait. Mereka dibekali dengan pengetahuan teknis dan praktis tentang penerapan ISPO, mulai dari aspek lingkungan, sosial, hingga manajemen usaha perkebunan.
Pelatihan ini diharapkan agar para peserta mampu mengimplementasikan standar ISPO secara konsisten, sekaligus memperkuat daya saing kelapa sawit Indonesia di pasar internasional.***
— Rilis
Simak berita lainnya tentang Kelapa Sawit









