BERTUAHPOS – Lakso atau Laksa, kuliner tradisional khas Nusantara dengan cita rasa khas Palembang kini hadir di Pekanbaru.
Laksa adalah mie berkuah santan yang kaya rasa dan disukai banyak orang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Setiap daerah punya laksa khas, seperti Laksa Betawi, Laksa Bogor, dan Laksa Tangerang, yang semuanya punya cita rasa unik.
Makanan ini tidak hanya dikenal dengan makanan tradisional khas Nusantara, tapi juga banyak dan sering dijumpai di Malaysia, Singapura hingga Brunei Darussalam.
Biasanya laksa disajikan dengan mie, kuah gurih, dan topping seperti ayam, udang, telur, atau sayuran—hangat, lezat, dan bikin nagih!
Di Pekanbaru, makanan ini bisa dinikmati di Warung Makanan Khas Palembang Mang Ujang, yang berlokasi di Jalan Bukit Barisan menghadirkan lakso asli Palembang dengan resep turun-temurun.
Ujang, sebagai pemilik usaha itu menuturkan bahwa lakso merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Palembang yang belum banyak dikenal di Pekanbaru.
“Kami ingin memperkenalkan keunikan lakso ke masyarakat Riau, karena rasanya sangat berbeda dari kuliner lain,” jelas Ujang saat ditemui tim Bertuahpos pada Selasa, 27 Mei 2025.
Lakso Mang Ujang dibuat dengan bahan utama mie tebal berwarna putih yang terbuat dari tepung beras dan sagu, sehingga menghasilkan tekstur kenyal dan lembut. Mie lakso ini disajikan dalam kuah santan kental yang dipadukan dengan bumbu rempah khas Palembang.
“Rahasia kenikmatan lakso kami terletak pada bumbu kuah santan yang dimasak perlahan agar rasa rempahnya keluar sempurna tanpa menghilangkan aroma santan segar,” ujar Ujang.
Selain mie dan kuah, lakso Mang Ujang juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng renyah dan sambal yang menggoda, menambah cita rasa lebih lengkap.
Menurut Ujang, lakso adalah pilihan tepat untuk makan siang karena porsinya yang cukup mengenyangkan dan rasa yang ringan namun kaya akan rempah. “Kami melayani pelanggan dari berbagai kalangan, dari pelajar hingga pekerja kantor yang ingin makan cepat dan nikmat,” tambahnya.
Pada jam sibuk, warung ini sering dipenuhi pengunjung. Banyak pelanggan yang datang bukan hanya dari Pekanbaru tapi juga daerah sekitar yang penasaran ingin mencoba lakso asli Palembang.
Selain lakso, warung ini juga menawarkan beberapa menu lain khas Palembang, seperti pempek, model, es kacang dan tekwan, sebagai pelengkap pilihan kuliner bagi pengunjung. Namun, lakso tetap menjadi bintang utama yang paling banyak dipesan.
Ujang berharap kehadiran lakso di Pekanbaru bisa membuka wawasan kuliner masyarakat tentang kekayaan cita rasa makanan khas Indonesia. “Semoga kami bisa terus mempertahankan kualitas dan memperluas penggemar lakso di Riau,” tutup Ujang dengan optimis.***
— Habibie









