BERTUAHPOS – Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Senin, 19 Mei 2025, didorong oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ketegangan dagang setelah pernyataan terbaru dari Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent.
Emas spot tercatat naik 0,68 persen ke level USD3.223,48 per ons pada pukul 08.39 WIB. Sementara itu, emas berjangka AS melonjak 1,30 persen menjadi USD3.228,70 per ons, menurut laporan Reuters dan Bloomberg.
Kenaikan ini terjadi setelah harga emas sempat anjlok lebih dari 2 persen pada Jumat sebelumnya, menandai penurunan mingguan terbesar sejak November 2024 akibat membaiknya sentimen risiko menyusul perkembangan positif dalam perundingan dagang AS-China.
Pelemahan indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,3 persen turut memperkuat harga emas. Melemahnya dolar membuat logam mulia tersebut lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.
Dalam wawancara televisi pada Minggu, Menkeu Scott Bessent menyatakan bahwa Presiden Donald Trump akan memberlakukan tarif terhadap mitra dagang yang dinilai tidak bernegosiasi dengan itikad baik. Pernyataan ini menambah kekhawatiran pasar terhadap dampak berkelanjutan dari kebijakan perdagangan proteksionis AS.
“Presiden Trump menciptakan ‘ketidakpastian strategis’ sebagai bagian dari upaya untuk mengubah arah hubungan ekonomi global agar lebih menguntungkan Amerika,” ujar Bessent.
Di sisi lain, sejumlah data ekonomi AS menunjukkan perlambatan. Indeks harga produsen (PPI) turun tak terduga pada April, pertumbuhan penjualan ritel melambat, dan inflasi konsumen (CPI) tercatat lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga sebesar 54 basis poin pada tahun ini, yang diperkirakan akan dimulai pada Oktober.
Dalam kondisi ketidakpastian global dan suku bunga rendah, emas kembali menjadi primadona sebagai aset lindung nilai atau safe haven.
Sementara itu, logam mulia lainnya juga turut menguat. Perak spot naik 0,8 persen menjadi USD32,52 per ons, platinum menguat 0,6 persen menjadi USD993,70 per ons, dan paladium meningkat 0,7 persen ke level USD966,98 per ons.***









