BERTUAHPOS — Sebuah penelitian internasional membuktikan bahwa pasangan suami istri yang rutin melakukan aktivitas perjalanan atau touring bersama, dapat meningkatkan dan semakin memupuk keharmonisan rumah tangga.
Touring dianggap sebagai cara efektif membangun komunikasi, kedekatan emosional, serta menyegarkan kembali hubungan yang sudah lama terjalin.
Hasil survei yang dilakukan oleh Edge Research menunjukkan bahwa 94% pasangan yang rutin bepergian bersama merasa hubungan mereka lebih kuat, intim dan semakin memupuk keharmonisan rumah tangga dibandingkan dengan pasangan yang jarang atau tidak pernah melakukannya.
Studi serupa dalam Journal of Marital and Family Therapy juga menegaskan bahwa pengalaman bersama saat traveling mampu meningkatkan kepuasan dalam pernikahan.
Bertuahpos bertemu dengan sepasang suami istri di Pekanbaru — telah menikah 10 tahun — yang sama-sama memiliki hobi touring. Namanya Sepdwi Lisari. Dia bersama sang suami sejak lama telah menjadi touring menjadi agenda rutin keluarga sebulan sekali.
“Yang paling terasa itu, touring membuat kami belajar bagaimana bekerja sama, saling memahami, dan lebih menghargai waktu berdua,” katanya.
“Setiap touring adalah momen menyatukan hati. Kami bisa ngobrol panjang, menyelesaikan perbedaan, dan tertawa bersama di tengah perjalanan. Itu sangat menyejukkan, dan semakin memupuk keharmonisan hubungan di rumah tangga kami,” ujar Lisa.
Lisa memang bukan satu-satunya keluarga yang suka bepergian. Bertuahpos juga bertemu dengan Ermalinda, seorang ibu tiga anak, yang sudah menikah sekitar 26 tahun. Keluarga ini bahkan telah melakukan perjalanan ke berbagai daerah, dan menjadikan kegiatan itu sebagai tradisi rutin di keluarganya.
Menurut Ermalinda, aktivitas seperti ini cukup efektif untuk menjaga semangat, saling mendukung, dan menguatkan satu sama lain, terutama dalam pernikahan mereka. “Jalan-jalan itu menyegarkan hati dan memperkuat ikatan. Kami jadi lebih kompak dan tidak cepat jenuh,” ungkap Ermalinda.
Sementara itu, sebuah penelitian dari Universitas Negeri Jakarta menyebut bahwa aktivitas bersama seperti touring atau traveling adalah bentuk quality time yang berdampak besar terhadap kesehatan emosional pasangan dan efektif memupuk keharmonisan rumah tangga. Mereka yang sering melakukan aktivitas ini cenderung lebih terbuka dalam komunikasi dan lebih cepat menyelesaikan konflik.
Penelitian itu juga mengungkap bahwa faktor lain yang membuat touring begitu efektif dalam memperkuat hubungan, adalah terciptanya momen kebersamaan yang tidak terinterupsi oleh pekerjaan, urusan rumah tangga, atau media sosial. Pasangan lebih fokus satu sama lain, yang memperkuat ikatan batin.
Namun, touring sebagai kegiatan bersama tentu memerlukan kesiapan dan komunikasi yang baik. Perbedaan gaya traveling, kelelahan di perjalanan, atau kondisi darurat bisa menjadi tantangan. Karenanya, pasangan perlu saling kompromi dan merancang perjalanan bersama dengan matang.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan sederhana seperti touring atau jalan-jalan bisa menjadi perekat cinta. Tidak perlu perjalanan mewah yang terpenting adalah niat untuk bersama dan menciptakan kenangan.
Melalui kegiatan bersama yang penuh petualangan dan kebersamaan, suami istri bisa memperbarui semangat cinta mereka. Touring bukan hanya soal jarak yang ditempuh, tapi tentang memperpendek jarak emosional di antara pasangan.
Kendati demikian, tentu saja ini bukan satu-satunya cara untuk memupuk keharmonisan rumah tangga. Anda mungkin bisa menemukan cara lain yang lebih sesuai dengan kondisi dan hobi masing-masing.***
— Habibie









