BERTUAHPOS — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis, 15 Mei 2025, setelah pada hari sebelumnya ditutup melonjak 2,15 persen ke posisi 6.979. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi pasar, di tengah meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan sentimen global.
Pada perdagangan Rabu, 14 Mei, penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan harga pada 418 saham. Sementara itu, sebanyak 218 saham mengalami penurunan, dan 166 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp17,96 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perdagangan akhir pekan lalu yang hanya mencapai Rp9,01 triliun.
Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa penguatan mayoritas indeks utama di bursa Wall Street turut menjadi katalis positif bagi IHSG. Pada perdagangan kemarin, indeks Nasdaq ditutup naik 0,72 persen, S&P 500 menguat 0,1 persen, sementara indeks Dow Jones sedikit terkoreksi 0,21 persen.
“Secara teknikal, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan dengan level support di 6.910 dan 6.840. Sedangkan level resistance berada di kisaran 7.050 hingga 7.120,” tulis Tim Riset CGS dalam laporan harian mereka.
Selain sentimen global, aksi beli bersih investor asing juga menjadi faktor pendorong pergerakan IHSG. Tercatat pada perdagangan Rabu, nilai net foreign buy di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp2,8 triliun, menandakan meningkatnya kepercayaan investor asing terhadap pasar domestik.
Untuk perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai berpotensi mencatatkan kinerja positif, antara lain BRIS, BBNI, BMRI, ISAT, TPIA, dan MBMA.
Dengan kombinasi sentimen global yang positif dan aliran dana asing yang mengalir masuk, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati pergerakan indeks dan memilih saham dengan prospek kuat guna memaksimalkan peluang di tengah tren penguatan ini.***








