• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kurang Pasok Hunian di RI Membengkak Capai 21,7 Juta Rumah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 November 2013
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Sistem perumahan nasional yang buruk akan membuat kurang pasok (backlog) perumahan akan naik hampir dua kali lipat. Indonesia Properti Watch (IPW) memprediksi backlog perumahan tahun 2013 akan menjadi 21,7 juta unit rumah dari angka sebelumnya 13,6 juta hingga 15 juta rumah.

“Sistem perumahan nasional yang buruk, tidak hanya membuat segmen menengah bawah terpuruk. Kaum menengah pun terancam tidak dapat memiliki rumah khususnya di Jabodatebak,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda dalam situs resminya, Senin (25/11/2013)

Ali berkali-kali mengungkapkan kenaikan harga tanah yang tidak terkontrol mengakibatkan harga rumah ikut terdongrak. Program subsidi pemerintah yang berfokus kepada kaum MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) pun tidak membuahkan hasil yang optimal.

Menurutnya kaum menengah setingkat manager pun, dengan penghasilan Rp 2,5-7 juta per bulan pun sulit untuk membeli rumah. Dengan penghasilan tersebut, mereka diperkirakan mempunyai daya cicil Rp 1 juta-2,5 juta perbulan yang berarti dapat membeli rumah dengan harga Rp 150-200 juta.

“Daya beli ini belum termasuk kemampuan uang muka yang umumnya menjadi salah satu faktor penghambat untuk dapat merealisasikan pembelian rumahnya. Umumnya mereka juga kesulitan juga untuk mengumpulkan uang muka,” jelasnya.

Sehingga menurut Ali, dengan harga rumah seperti itu, maka tentunya akan sulit untuk mempunyai rumah di wilayah Jabodetabek. Kalaupun ada maka mereka harus memperhitungkan biaya transportasi setiap harinya untuk bekerja di Jakarta sebagai kaum komuter. Karena lokasi rumah tersebut mempunyai jarak tempuh yang jauh dari tempat mereka kerja di Jakarta.

“Yang terjadi kemudian adalah mereka tidak menempati rumah yang ada dan dibiarkan kosong dan kembali menyewa hunian di Jakarta. Dengan demikian maka uang cicilan akan tergerus dengan biaya kost/sewa rumah di Jakarta,” katanya.

Ali mengatakan seharusnya mereka dapat membeli apartemen sekelas rusunami di Jakarta. Namun dengan kondisi saat ini pun, apartemen menengah dengan harga Rp. 150-200 jutaan pun sangat terbatas.

“Program 1.000 tower yang dicetuskan oleh Jusuf Kalla beberapa tahun yang lalu gagal untuk diimplementasikan di lapangan dan sampai saat ini tidak ada kebijakan untuk mempertahankannya,” ujar Ali.

Ia menyarankan sebaiknya pemprov DKI tidak hanya berkutat dengan penyediaan rusunawa untuk para pekerja informal, melainkan perlu diperhatikan juga hunian untuk kaum menengah mengingat 75% warga Jakarta merupakan kaum komuter yang bolak balik Jakarta setiap hari dan kemacetan semakin menjadi-jadi.

Program rusunami untuk kelas menengah sebaiknya mulai dipertimbangkan kembali oleh Kemenpera dan tidak lagi diserahkan kepada pihak swasta agar harga dapat dikendalikan.

“Segmen MBR terjebak diikuti oleh segmen menengah. Dan ironis pemerintah tidak tanggap untuk menyelesaikannya. Karenanya reformasi perumahan nasional tidak dapat menunggu terlalu lama,” katanya.(detik.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia
Travelling

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

...

Read moreDetails
5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Next Post

Boediono Akui Indonesia Masih Kekurangan Jutaan Unit Rumah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.