• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Solusi Agar Sektor Ekonomi Kreatif di Riau Bisa Bengkit

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 November 2020
ekonomi kreatif di Riau

Ekonomi kreatif. (Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar mengakui bahwa ekonomi kreatif di Riau membutuhkan dukungan secara masif agar bisa bangkit dan bersaing dalam skala besar.

“Kami menyadari bahwa Riau memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar. Namun demikian masih membutuhkan dukungan untuk mereka bisa bangkit,” katanya.

Syamsuar mengatakan, sejauh ini sebagian sudah tumbuh signifikan dengan penghasilan yang tidak sedikit. Namun sebagian lainnya, masih memerlukan dukungan dari banyak pihak, termasuk pemerintah, dalam pengembangan potensi ekonomi di sektor ini.

“Sebagian yang lain belum mendapatkan apresiasi sebagaimana mestinya, maka dari itu kami (Pemprov Riau) akan melakukan berbagai usaha untuk membantu,” kata Syamsuar.

Menurutnya, ekonomi kreatif di Riau bisa tumbuh dan berkembang dengan baik jika memang tata kelolanya benar, dan melibatkan banyak pihak dalam pengembangannya.

Pengembangan sektor ini juga diyakini akan mampu mengangkat perekonomian masyarakat yang kemudian berimbas pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Namun tantangan kedepannya juga  semakin berat sehingga kita perlu memperkuat kemampuan industri kreatif kita untuk bersaing dengan produk-produk ekonomi kreatif dari impor,” ujarnya.

Untuk itu tentunya perlu dorongan untuk memperkuat keterkaitan dengan sektor – sektor yang lain baik di hulu dengan pemasok maupun keterkaitan di hilir dengan menyerap sektor ekonomi kreatif.

Sektor ekonomi kreatif di Riau sebenarnya sudah mampu menghasilkan produk-produk yang baik dengan nilai saing tinggi, seperti daerah lain di Indonesia. Hanya saja tingkat kemampuan pelaku industri kreatif yang melek digital masih sangat minim.

“Saya mengakui memang itu yang menjadi kendala saat ini. Secara produk mereka sudah keren-keren, tinggal bagaimana (pemerintah) mampu mengajak mereka untuk go digital,” kata Branch Manager Toko Kue L’Cheese Factory Barumun Nanda Aditya.

Dia menambahakn di era digital seperti ini, banjir informasi yang menjadi tantangan nyata bagi sektor ekonomi kreatif. “Caranya be your self, mereka (UMKM) harus menjadi diri mereka sendiri melalui produk-produk yang mereka hasilkan,” sambungnya.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara mandiri, yakni menonjolkan ciri khas masing-masing produk. Pelaku industri keratif di Riau Riau punya keunggulan itu dengan mengangkat nilai-nilai lokal.

“Misal, jual kue talam. Memang banyak yang jual produk yang sama. Tapi mereka bisa labeli kue talam itu dengan resep keluarga dari Siak. Itukan khas. Nah, itu yang harusnya dipromosikan ke pelanggan mereka memalaui digital. Bisa lewat Sosmed atau maketplace,” jelasnya.

Barumun Nanda merekomendasikan jika memang harus belajar mengenai ekonomi kreatif, sebaiknya merujuk ke Kota Malang di Jawa Timur. “Malang itu bergeliat banget industri kreatifnya. Pertumbuhan UMKM-nya sejalan dengan pertumbuhan SDM-nya di bidang digital,” ujarnya. (bpc2)

Tags: cara go digitalekonomi kreatifekonomi kreatif di riaugo digitalgo digital adalah'industri keratifindustri kreatif di riauUMKM
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028
Ekonomi

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028

...

Read moreDetails

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

Gandeng BRI, Pemprov Riau Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat UMKM

Gandeng BRI, Pemprov Riau Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat UMKM

Permen UMKM Ditergetkan Terbit Sebelum Akhir Mei 2026, Apa Isinya?

UMKM Jadi “Juru Selamat” Ekonomi di Tengah Tekanan Global

Next Post
otoritas jasa keuangan

OJK Riau Salurkan Bantuan Sosial untuk Pembangunan Mesjid dan Panti Asuhan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.