• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Komet, Koleksi Antik dan Langka di Istana Siak

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 September 2020
145
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Istana Asserayah Al Hasyimiah atau biasa dikelan dengan sebutan Istana Siak, terletak di Kabupaten Siak, Riau ini punya banyak koleksi benda-benda antik peninggalan kerajaan.

Benda-benda ini tentu saja menyimpan banyak sejarah yang terjadi saat Kerajaan Siak dulunya bertahta. Mesmi demikian bebepa diantaranya juga ada yang replika.

Salah satu koleksi Istana Siak yang terkenal adalah Komet — sejenis alat musik mirip gramofon. Alat musih. Diceritakan, alat musik komet ini didapat oleh Sultan Siak ke-11 yakni Sultan Syarif Kasim dari perjalanan atau lawatannya ke Benua Eropa pada tahun 1896.

Saat datang berkunjung ke Istana Siak ini, wisatawan dapat melihat sebuah piringan besar berwarna hitam yang terbuat dari besi berbentuk lingkaran. Seperti gramofon pada umumnya, instrument musik ini harus dipuar secara manual terlebih dahulu.

Piringan itu terbuat dari baja yang terdiri dari musik-musik instrumen klasik Jerman abad VIII ciptaan komponis terkenal Beethoven, Mozart dan Staruss dibawa oleh Sultan Siak XI tahun 1986 dari lawatannya ke Eropa.

Piringan dari baja hitam ini diperkirakan memiliki berat  mencapai 5 kilogram, tingginya 3 meter dan lebarnya 90 centimeter. Dan yang paling menarik dari Komet, bahwa musik ini hanya ada dua di dunia. Satu terdapat di Jerman dengan nomor seri 95131 sedangkan satunya lagi terdapat di Siak dengan nomor seri 95132.

Meskipun barang ini sudah berusia sangat tua, namun ternyata tetap masih bisa di gunakan dengan baik lho! Tertarik ingin melihatnya secara langsung? Bisa langsung datang ke Istana Siak, sambil melihat barang bersejarah lainnya yang tak kalah menarik. (mg3)

Tags: Istana siakKomet
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Lukisan bakar istana siak
Berita

Lelang Produk UMKM, Gubri Beli Lukisan Bakar Istana Siak Seharga Rp5 Juta

...

Read moreDetails

Reaksi Sultan Siak Mendengar Proklamasi Indonesia

6,800 tahun

Komet Neowise, Sekali dalam 6,800 Tahun

Melihat komet neowise

Malam Ini, Waktu Terbaik di Indonesia untuk Melihat Komet Neowise

Istana Siak

Istana Siak Kembali Ditutup, Imbas Positif COVID-19 Meningkat

Polusi cahaya

Jauhi Polusi Cahaya Jika Ingin Melihat Komet Neowise Malam Ini

Next Post
Liga Inggris

Liga Inggris Dimulai Malam Ini, Fulham vs Arsenal, Leeds vs Liverpool

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.