• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IDI Klarifikasi Soal Petugas Medis Mogok Karena APD

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengklarifikasi terkait imbauan mogok tenaga kesehatan, karena masalah kekurangan APD.

Sebelumnya, para tenaga medis mengancam tak akan menangani pasien pandemi Covid-19, bila tak ada ketersediaan alat pelindung diri (APD). 

“Tidak ada ancaman mogok oleh petugas medis kesehatan. Petugas tetap bersama rakyat di lini depan untuk menolong  dan merawat warga yang sakit karena virus corona,” tulis Ketua Umum IDI Daeng M.Faqih dalam surat keterangan resmi, Sabtu, 28 Maret 2020

Mengutip katadata.co.id, IDI tetap mengimbau seluh pihak bekerja keras menangani pandemi corona, termasuk menyediakan APD yang memadai bagi petugas medis.  Petugas medis juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan memathi standar opearional APD dalam menangani pasien terinfeksi virus corona.

Sebelumnya, perwakilan lima asosiasi tenaga medis yang terdiri dari IDI, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menerbitkan pernyataan sikap.

 Yang mana  asosiasi tenaga medis ini meminta jaminan ketersediaan APD. Surat pernyataan sikap ditandatangani oleh Dr. Daeng M. Faqih. SH. MH., selaku Ketua IDI.

Para tenaga medis dari lima asosiasi tersebut menyorot tingginya risiko yang dilakukan dalam penanganan pandemi virus corona. 

Pertama, adanya kemungkinan setiap pasien yang diperiksa adalah orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP). 

Kedua, jumlah tenaga kesehatan yang terjangkit virus corona semakin meningkat, bahkan sebagian meninggal dunia. Ketiga, setiap tenaga kesehatan berisiko untuk tertular virus corona.

Karena risiko tinggi yang dihadapi oleh para tenaga medis, maka kelima asosiasi profesi medis meminta terjaminnya APD yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan. 

“Bila hal ini tidak terpenuhi, maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien virus corona,” tulis pernyataan sikap lima asosiasi profesi tenaga medis.

Pasokan APD yang memadai diharapkan mampu melindungi dan menjaga keselamatan para tenaga medis. Sebab, tenaga medis rentan terinfeksi virus corona bila tak dilengkapi dengan APD yang cukup.  

Selain akan jatuh sakit juga akan berdampak pada terhentinya pelayanan kepada pasien. Di samping itu, tenaga medis yang terinfeksi juga dapat menularkan virus corona kepada pasien. 

Hingga Jumat lalu, tercatat 10 dokter dan satu perawat meninggal dunia, baik karena terinfeksi, maupun kelelahan dalam penanganan virus corona. 

Dua dokter terakhir yang meninggal dunia karena pandemi corona adalah, dr. Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo dan dr. Exsenveny Lalopua., M.Kes. Penyediaan APD sejatinya merupakan kewajiban perusahan. (bpc3)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030
Teknologi

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

...

Read moreDetails
Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

5 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Teknik Mesin Terbaik dengan Spek Tangguh

5 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Teknik Mesin Terbaik dengan Spek Tangguh

Spesifikasi Infinix GT Watch 5 Pro, Smartwatch Dibekali dengan Teknologi Gaming

Spesifikasi Infinix GT Watch 5 Pro, Smartwatch Dibekali dengan Teknologi Gaming

Polres Kuansing Musnahkan 23 Unit Rakit dan Mesin PETI

Polres Kuansing Musnahkan 23 Unit Rakit dan Mesin PETI

Next Post

Pemprov Sumbar Tetapkan Tujuh Lokasi Karantina

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.