• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perjalanan Hidup Das’ad Latif, Ustaz Kondang Dari Makassar, Jadi Loper Koran Hingga Makan Soto Semangkok Bertiga

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 September 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ustaz Das’ad Latif ternyata pernah menjalani kehidupan menderita kurang lebih 16 tahun. “Babak belur hidup saya ketika itu,” ungkapnya dalam semua ceramah di Youtube.

Dia berkisah sejak kecil kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan membuat dia harus rela menjalani hidup dengan segala kesusahannya. Ustaz Das’ad pernah makan semangkok soto bertiga dengan saudaranya. “Dikasih banyak lomboknya supaya dikit dimakan,” ujarnya. 

Karena susahnya untuk makan waktu itu, dia kemudian menyaran kepada adiknya untuk berpuasa Senin-Kamis. Meski merasakan lapar tapi dapat pahala. Dan itu terbiasa hingga saat ini.

Dia merupakan alumi SMA 4 Makassar dari rumah ke sekolah dengan jarak tempuh hingga 5 kilometer. Kondisi yang sama juga dia alami ketika kuliah. Dia juga pernah menjadi loper koran Harian Fajar, dengan mengayuh sepeda BMX mendatangi langganan setelah salat subuh.

“Kadang diburu lagi sama anjing yang punya rumah tempat ku ngantar koran. Hilang lagi sepeda BMX ku. Sampai sekarang saya tidak tahu siapa yang curi,” ungkapnya.

“Pernah menjual es lilin waktu sekolah. Kata guru tak boleh bawa jualan ke dalam kelas, lalu kusimpan di luar kelas. Sambil belajar ku lihatlah jualan ku dari dalam. Pernah semua saya rasa itu, Masya Allah.”

Pertama kali pindah ke Makassar dari kampung halamannya saat dia duduk di bangku SMP. Namanya anak kampung selalu mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya. Dia ingat betul bagaimana dia dikerjai oleh teman sekolahnya, dia dikurung di dalam kelas saat jam istirahat.

“Sering saya di bully, dibilang saya anak kampung, kampungan. Saya bilang daripada ko ndak ada kampung mu. Segala penderiaan kita jalani, bos. Saya pernah jadi tukang cuci pakaian. Saya datangi sepupu-sepupuku. Jangan mau laundry, saya yang cucikan, berapa sanggup kasilah upah. Saya lakukan semua itu. 16 tahun saya menderita,” ujarnya.

Ustaz Das’ad mengakui juga pernah dihina oleh seniornya tatkala kuliah di Unhas. Ketika keluar dari ruang kuliah dia dihampiri seniornya lalu berkata. “Tak malu ko Das’ad, cakar semua bajumu. Saya tidak malu. Alhamdulillah, dengan kesabaran yang saya miliki, Allah angkat derajat saya sedikit demi sedikit,” ungkapnya.

“Bukan mau sombong, saya pernah menjadi calon Walikota Makassar. Kalah saya, tidak. Cuma tidak banyak yang pilih saya. Apakah saya kalah, tidak. Belum tentu lebih hebat dia dari saya, cuma lebih banyak yang pilih dia,” cerita Das’ad.

“Bicara pendidikan, ada orang yang doktor tapi belum tentu ustaz. Ada ustaz belum tentu dokdor. Saya dua-duanya. Saya sombong? tidak. Hanya klarifikasi,” ujarnya disambut gelak tawa jemaah yang hadir.

“Bapakku petani penggarap, bukan pejabat. Ketemu dengan pejabat saja bapak saya ndak pernah. Lihat camat di kampung sudah senang sekali bapak saya. Petani penggarap, sawah orang dia garap lalu bagi hasil bukan dia yang punya sawah. Itu pekerjaan bapak ku. Kalau naik 10 karung untuk bapakku 1 karung. Tapi alhamdulillah, kita tidak pernah putus asa, kita harus ikhtiar terus. Tak mungkin Allah sengsarakan hidupmu kalau ko baik sama orang,” ungkapnya lagi.

“Bicara apa lagi, popularitas? followers ku banyak bos. Saya tidak pernah khawatir dengan rezeki karena Allah selalu melebihkan dari yang saya minta. Saya baru pulang umrah. Dalam sebulan 2 kali saya umrah. Dibayarkan. Bukan cuma itu, Allah kasih saya kemudahan. Lihat di TV bagaimana orang mencium hajar aswat, baku sikut semua orang. Setengah mati belum tentu bisa tembus. Ketika saya mau cium hajar aswat di kasi kosong itu pelataran, dikawal tentara dan polisi, dengan izin Allah. Belajar bos. Jangan lihat dirimu sekarang, tapi lihat yang akan datang,” ceritanya. (bpc3)

#dasadlatif #tausiyah #bugis

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

KLHK Segel Perusahaan Malaysia, Mahathir Kebingungan: Kenapa Jokowi Tak Mau Terima Bantuan Kami

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.