Dibalik Pertunjukan Barongsai

Rabu, 18 Januari 2017 09:20
Dibalik Pertunjukan Barongsai
foto/net

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Barongsai adalah atraksi yang biasa hadir saat imlek. Namun ternyata, barongsai juga biasa hadir saat acara-acara penting lainnya.

Suyandi selaku ketua persatuan Barongsai Vihara Surya Darma mengatakan, sebelum menggunakan Barongsai ada ritual khusus yang harus dilakukan untuk 'menghidupkan' barongsai.

"Sebelum melakukan pertunjukan barongsai ada ritual khusus, jadi nantinya barongsai akan 'hidup' ketika dimainkan, "ujar Suyandi kepada bertuahpos  rabu (18/1/2017).

Nah menurut Masyarakat Tionghoa, Barongsai melambangan keberuntungan atau rejeki.

"Barongsai ini dipercaya dapat membawa Rejeki dan mengusir hal-hal negatif sehingga umumnya diadakan pada acara-acara penting seperti pernikahan, restoran, hotel dan lain-lain, "sebut Suyandi.

Barongsai biasanya ditemani seorang penari yang mengenakan topeng dan membawa kipas. Tokoh ini disebut Tiong Kue. Tugasnya adalah untuk menggiring sang singa barongsai ketempat amplop berisi uang.

Setiap gerakan singa diiringi irama musik. Dengan penggunaan tiga istrumen utama seperti tambur, cecer dan gong. Musik-musik ini berfungsi sebagai sarana menakut-nakuti nasib buruk melalui suara keras.

"Dulu di Tiongkok pernah terjadi kehancuran yang sangat luar biasa sampai memporakporandakan penduduk oleh monster jahat,  aat itulah dihadirkan Raja langit, singa, lalu monster ini kabur. Karena warga takut monster jahat itu datang lagi, pada akhirnya mereka membuat semacam singa dengan suara-suara berisik untuk menolak roh jahat," sebut Yandi.

Selain itu berdasarkan kepercayaan tradisional masyarakat Tionghoa, singa (barongsai) adalah simbol keberanian, stabilitas, serta memiliki makna berupa harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Pertunjukan barongsai pun terus dilakukan guna menjadi perlindungan dari nasib buruk dan mendatangkan rejeki.

Kekompakan sangat dibutuhkan bagi para pemain barongsai. Sehingga perlu keahlian khusus untuk dapat memainkan barongsai. Persatuan Barongsai VSD yang memiliki enam koleksi barongsai rutin melakukan latian seminggu tiga kali di jalan Angkasa.

Usia pun bervariasi dalam memainkan barongsai,  kelompok VSD memiliki anggota mulai dari usia 10 tahun hingga 35 tahun.

Penulis  : Eli Suwanti

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:21

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru ikut eksis dalam baliho milik salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau (Gubri).

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:04

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok

Sebanyak 805 personil gabungan akan kawal aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari universitas di Indonesia besok, Kamis (22/2/2018)

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun
Rabu, 21 Pebruari 2018 21:35

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:45

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau kembali memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di Dispora Riau. Rabu (21/2/2018), giliran saksi J, seorang wanita di Dispenda Riau diperiksa.

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:38

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi

Presiden Indonesia, Joko Widodo minta ketegasan polisi menghadapi kasus penyerangan ulama dan rumah ibadah.

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:27

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif

Enam orang staf di Bidang Pajak Dispenda Riau, mengakui pernah melakukan perjalanan dinas fiktif tahun 2015 hingga tahun 2016.

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:15

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing

Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin terjadi hari ini Rabu (21/2/2018).

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:09

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat

Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby heran ketika Bank Mualmalat malah menagih pembayaran hutan PT RAL ke Pemprov Riau.

Wah,  Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:01

Wah, Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka

Spanduk Paslon Gubri kini tampaknya semakin berterbaran,  meski Bawaslu melarang pemasangan atribut kampanye namun nyatanya himbauan itu tidak diindahkan. 

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:46

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?

Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Panam tepatnya Perumahan Panam Regency ialah adanya pembangunan box culvert.