Soal Nomor Urut dan Jargon Calon Gubernur Riau di Pilkada, Itu Strategi Branding Politik

Selasa, 13 Pebruari 2018 13:05
Soal Nomor Urut dan Jargon Calon Gubernur Riau di Pilkada, Itu Strategi Branding Politik

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Soal nomor urut yang selalu singkron dengan jargon masing-masing calon Gubernur dalam proses Pilkada ini, adalah sebuah euforia dan strategi banding politik. Itu lumrah, karena dalam dunia politik tak ada yang kebetulan. 

"Maka jangan heran kalau strategi politik itu selalu mengejutkan," kata Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau Aidil Haris SSos MSi kepada bertuahpos.com saat dihubungi, Selasa (13/2/2018). 

Misalnya untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Andi-Suyatno. Beberapa jam setelah penetapan nomor urut, muncul logo menjadi branding sesuai dengan nomor urut 4 yang mereka dapatkan. 

Dalam teori politik ada 2 makna, pertama menunjuk teori sebagai pemikiran spekulatif tentang bentuk dan tata cara pengaturan masyarakat yang ideal, kedua, menunjuk pada kajian sistematis tentang segala kegiatan dalam masyarakat untuk hidup dalam kebersamaan. 

"Semuanya sudah tersusun secara sistematis. Maka itu orang-orang yang biasa ditunjuk sebagai tim sukses tidak ubahnya seperti tim kreatif di sebuah perusahaan. Mereka sudah mempersiapkan segala sesuatu kemungkinan yang akan terjadi. Bahkan sampai memikirkan branding tentang nomor urut," sambungnya. 

Baca: Penarikan Nomor Urut Calon Ditimpa Isu Settingan, Ini Kata Ketua KPU Riau

Menurut Aidil Haris, itu adalah upaya untuk melakukan marketing politik. Untuk mendapatkan simpatik atau menarik perhatian masyarakat terhadap apa yang mereka gagas. Semua itu disampaikan melalui, logo, desain baju, dan tampilan-tampilan kreatif lainnya. 

"Kalau jagoan mereka misal dapat nomor urut 1, 2, 3 dan 4, pasti jauh-jauh hari sudah mereka pikirkan untuk membrending. Kalau begini bagaimana. Kalau begitu bagaimana. Mereka (tim sukses) sudah paham lah soal itu," sambungnya. 

Sebab itulah mengapa nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau itu penting bagi mereka. Tujuannya hanya itu, untuk membranding dalam ranah strategi marketing politik. 

"Saya yakin sekali kalau semua pasangan calon itu sudah mempersiapkan bagaimana model dan bentuk yang menarik untuk dijual. Setelah penetapan nomor urut seperti ini, tunggulah. Banyak bermunculan. Sampai begitulah mereka mengkonsep supaya branding jagoan mereka jadi," sambungnya. 

Untuk diketahui pula, pasca penetapan nomor urut untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, pasangan Syamsuar-Edy Natar misalnya, mendapatkan nomor urut 1, sesaat setelah itu simpatisan Syamsuar langsung mengenakan kaos dengan nomor urut 1 di luar ruangan. "Semua nomor ada disini bang," ujar Rizki, salah seorang simpatisan yang ikut meramaikan pleno terbuka KPU itu. 

Sementara itu untuk pasangan Andi-Suyatno yang mendapatkan nomor urut 4, kurang dari 1 jam setelah pleno terbuka penetapan nomor urut berakhir, beredar di sosial media logo untuk pasangan yang mengusung jargon AYO tersebut, dengan huruf A ditukar dengan angka 4 (4YO). (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Tertinggi
Senin, 19 Pebruari 2018 15:16

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Tertinggi

Gunung Sinabung yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan awan panas hari ini, Senin (19/2/2018).

Lagi, Spanduk Andi-Suyatno Terpampang di Jalan Ahmad Yani
Senin, 19 Pebruari 2018 15:05

Lagi, Spanduk Andi-Suyatno Terpampang di Jalan Ahmad Yani

Tepat pada lampu merah menuju Rs Santa Maria, spanduk Paslon Gubri Andi-Suyatno hingga hari ini Senin (19/2/18), masih terpampang di kawasan itu. 

Tuntutannya Tak Direspon, Masyarakat Sakai Sempat Tutup Jalan Sudirman
Senin, 19 Pebruari 2018 14:46

Tuntutannya Tak Direspon, Masyarakat Sakai Sempat Tutup Jalan Sudirman

Merasa tuntutannya tidak direspon, masyarakat Sakai yang melakukan demo di depan Kantor DPRD Riau tutup Jalan Jenderal Sudirman arah Kantor Gubernur Riau ke arah Bandara SSK II, Senin (19/2/18).

Demo Suku Sakai, Polda Riau Jamin Tak Berpihak
Senin, 19 Pebruari 2018 14:25

Demo Suku Sakai, Polda Riau Jamin Tak Berpihak

Kepolisian Daerah (Polda) Riau menjamin tidak akan berpihak dalam penyelesaian laporan masyarakat Suku Sakai, terhadap beberapa perusahaan yang dianggap telah membuat kerugian hingga Rp4 triliun.

Funtastic Four, Makan Berempat Hanya Rp 100 Ribu di Mery G Resto Loh
Senin, 19 Pebruari 2018 14:15

Funtastic Four, Makan Berempat Hanya Rp 100 Ribu di Mery G Resto Loh

Makan berempat hanya Rp 100 ribu. Yaps, paket Funtastic Four dengan sajian ayam lezat bisa Anda rasakan di Mery g Resto lantai 1 Evo Hotel Pekanbaru. 

Kasihan, di Tengah Terik Matahari Bayi Ini Terpaksa Ikut Demo Masyarakat Sakai
Senin, 19 Pebruari 2018 14:00

Kasihan, di Tengah Terik Matahari Bayi Ini Terpaksa Ikut Demo Masyarakat Sakai

Aksi demo masyarakat Sakai hari ini, Senin (19/2/2018) ternyata juga diikuti oleh bayi dari masyakarat Sakai.

Lowongan Kerja Cash Counter di Tiki JNE
Senin, 19 Pebruari 2018 13:50

Lowongan Kerja Cash Counter di Tiki JNE

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja,  kini Tiki JNE Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi Cash Counter

Baju Koko Raja T'Challa Black Panther Sudah Ramai Dijual Online
Senin, 19 Pebruari 2018 13:40

Baju Koko Raja T'Challa Black Panther Sudah Ramai Dijual Online

Sejak dirilis tanggal 14 Februari, Film besutan Marvel berjudul Black Panther menjadi perbincangan hangat. 

Sekda Rohul Diduga Mark Up, Mahasiswa Gelar Demo Depan Kantor Gubernur
Senin, 19 Pebruari 2018 13:25

Sekda Rohul Diduga Mark Up, Mahasiswa Gelar Demo Depan Kantor Gubernur

Puluhan mahasiswa yang tergabung ke dalam Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu menggelar demo, Senin (19/2/2018).

Klaim Massa, PT Ivo Mas Tunggal Sebabkan Kerugian Rp4 Triliun Lebih
Senin, 19 Pebruari 2018 13:20

Klaim Massa, PT Ivo Mas Tunggal Sebabkan Kerugian Rp4 Triliun Lebih

Masyarakat Sakai yang melakukan demo di sejumlah titik hari ini, Senin (19/2/2018) menuding PT. Ivo Mas Tunggal telah merebut tanah adatnya. Untuk itu, mereka meminta ganti rugi senilai Rp 4,58 triliun.