Digagahi Tidak Melawan, Gadis Ini Diperkosa Lagi

Kamis, 20 April 2017 12:15
Digagahi Tidak Melawan, Gadis Ini Diperkosa Lagi

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Gadis ini mabuk rayuan. Saking mabuknya, dia membiarkan AM (21) menjamah dan menggagahinya. Maka dalam kesempatan berikutnya, laki-laki warga Klego, Boyolali, Jawa Tengah itu kembali mengajaknya untuk berintim-ria. Tapi karena takut hamil, gadis itu cerita orangtuanya yang melaporkan polisi. AM pun diamankan Satreskrim Polres Karanganyar.

Anggrek, sebut saja begitu, masih berumur 15 tahun. Dia warga Surakarta yang mengenal AM karena sering memfoto copy di tempat laki-laki ini bekerja.

"Karena korban sering fotocopy di tempat pelaku bekerja, mereka berkenalan dan pelaku sering mengantarkan hasil fotocopy yang sudah dijilid ke rumah korban," kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Rabu 19 April 2017.

Karena sudah akrab, maka Anggrek yang masih tercatat sebagai siswi SMP itu diajak jalan-jalan ke Mojosongo, Solo. Itu terjadi pada Jumat 3 Februari 2017.

Namun kendaraan bukan mengarah ke Mojosongo. AM membawa gadis itu ke arah tol Soker. Motor dihentikan di lahan kosong ini, dan Ade merayu Anggrek.

Baca: Wealah, Siswi Cantik Tergagahi Diatas Jembatan di Bengkalis

Rayuan laki-laki ini ampuh. Sebab setelah itu Anggrek diam saja dirangkul, dijamah, bahkan kemudian disetubuhi. Anggrek tidak melakukan perlawanan.

Karena persetubuhan pertama Anggrek tidak melawan, maka pada Jumat berikutnya, tanggal 10 Februari 2017, AM yang ketagihan mengancam Anggrek agar mau ikut lagi pergi dengannya.

"Karena korban takut diancam akan dicegat di sekolah, akhirnya dengan terpaksa menuruti keinginan pelaku," lanjut Ade.

Tidak tahan akan perlakuan pelaku, dan takut hamli, akhirnya Anggrek bercerita pada orang tuanya. Orangtua Angrek marah, dan langsung melapor ke Polres Karanganyar. AM pun langsung diamankan.

Saat diperiksa, AM mengakui sudah dua kali menggauli Anggrek yang masih duduk di bangku SMP itu. Dan akibat kejadian ini, maka Anggrek mengalami trauma berat. Dia dalam pengawasan KP2A Karanganyar dan Psikolog dari Polres Karanganyar.

AM akan dijerat dengan pasal 81 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 287 ayat 1 KUHP atau pasal 332 KUH Pidana. jss

TRAVELLING

Berita Terkini

Kabag Humas dan Protokol Justru Tak Tahu Keberadaan Spanduk 'Profesor Firdaus'
Selasa, 26 September 2017 19:32

Kabag Humas dan Protokol Justru Tak Tahu Keberadaan Spanduk "Profesor Firdaus"

Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Pekanbaru, Hadiyanto, justru tidak mengetahui keberadaan spanduk Firdaus bergelarkan profesor.

Hakim Praperadilan Belum Kabulkan Permintaan Tersangka Korupsi Hadir di Persidangan
Selasa, 26 September 2017 18:59

Hakim Praperadilan Belum Kabulkan Permintaan Tersangka Korupsi Hadir di Persidangan

Hakim praperadilan yang mengadili permohonan perkara praperadilan Deyu, tersangka korupsi Dispenda Riau terhadap Kajati Riau, belum mengabulkan permohonan pemohon agar tersangka hadir di persidangan selama sidang praperadilan.

Petugas Buru-buru Tutup Gelar Profesor Firdaus di Spanduk
Selasa, 26 September 2017 18:39

Petugas Buru-buru Tutup Gelar Profesor Firdaus di Spanduk

 Spanduk Walikota Pekanbaru bergelar profesor di depan Kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (26/9/2017), segera diperbaiki oleh petugas yang bekerja di Pemerintah Kota Pekanbaru.

Khitan Metode Behel, Setelah Disunat Langsung Bisa Lari
Selasa, 26 September 2017 18:35

Khitan Metode Behel, Setelah Disunat Langsung Bisa Lari

Proses khitan kini lebih modern, dengan sistem dan cara  canggih membuat pasien cepat beraktivitas. Khitan tanpa jahitan, tanpa darah dan dapat langsung beraktivitas ini menjadi jargon bagi Pondok Khitan yang berlokasi di Jalan Hang Jebat nomor 1, Pekanbaru.

Prof Alaidin Koto: Gelar Profesor Firdaus Itu Pembohongan Publik dan Bisa Digugat
Selasa, 26 September 2017 18:29

Prof Alaidin Koto: Gelar Profesor Firdaus Itu Pembohongan Publik dan Bisa Digugat

Gelar profesor menempel di bagian depan nama Firdaus MT, membuat guru besar Riau Profesor Alaidin Koto angkat bicara. Soal gelar profesor di depan nama Walikota Pekanbaru ini, dia menyebut itu sebuah pembohongan publik dan bisa digugat

Dikritik, Dirut Produksi SPBU Batu Empat Klaim Pelayanan SPBU-nya Paling Bagus
Selasa, 26 September 2017 18:18

Dikritik, Dirut Produksi SPBU Batu Empat Klaim Pelayanan SPBU-nya Paling Bagus

Tidak terima dengan kritikan beberapa warga terhadap kualitas pelayanan dari SPBU Batu Empat yang saat ini dikelola oleh PD.

Eh.. Ada Tangga Standby di Bawah Spanduk Profesor Firdaus
Selasa, 26 September 2017 18:07

Eh.. Ada Tangga Standby di Bawah Spanduk Profesor Firdaus

Tangga panjang, tampak berdiri di bawah spanduk Firdaus dan juga Yusril, di depan kantor Walikota Pekanbaru pada Selasa (26/7/2017) sore sekitar pukul 17.04 WIB.

MP dan MTC Bakal Buka Perdana Ajang WICSF
Selasa, 26 September 2017 17:58

MP dan MTC Bakal Buka Perdana Ajang WICSF

Pagelaran Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) akan digelar selama satu bulan. Untuk perdana bakal ada di dua mall yakni Mall Pekanbaru (MP) dan Metropolitan City (MTC) di Panam. 

Syamsuar: Sudah Ada Beberapa Partai yang Berkomitmen
Selasa, 26 September 2017 17:51

Syamsuar: Sudah Ada Beberapa Partai yang Berkomitmen

Bakal calon Gubernur Riau yang juga Bupati Siak, Syamsuar, mengaku telah memiliki partai yang berkomitmen akan mengusung dirinya di Pilgubri 2018 nanti. Namun, Syamsuar masih merahasiakan nama partai tersebut.

Tercyduk, Spanduk Firdaus Bergelar Profesor Terpasang di Depan Kantor Walikota Pekanbaru
Selasa, 26 September 2017 17:48

Tercyduk, Spanduk Firdaus Bergelar Profesor Terpasang di Depan Kantor Walikota Pekanbaru

Selasa (26/9/2017), spanduk selamat datang kepada Prof Dr Yusril Ihza Mahendra SH MSc, terpasang di depan Kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.