Dirjen Imigrasi : Tabungan Rp 25 Juta untuk Cegah TKI Ilegal

Senin, 20 Maret 2017 13:18
Dirjen Imigrasi : Tabungan Rp 25 Juta untuk Cegah TKI Ilegal
Dirjen Imigrasi (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM (BPC)- Urus paspor bakal dikenai syarat menunjukkan tabungan Rp 25 juta. Syarat itu diberlakukan bagi pemohon pembuatan paspor yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan dicurigai ingin menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny F Sompie menegaskan, petugas imigrasi harus meminta syarat itu bila merasa janggal akan data diri pemohon dan tujuan pembuatan paspor.

"Untuk memperoleh keyakinan, petugas imigrasi diberi kewenangan untuk meminta persyaratan tambahan. Kegiatan yang dilakukan oleh petugas imigrasi tersebut merupakan bagian dari pengawasan keimigrasian terhadap WNI dan merupakan upaya pencegahan terjadinya TKI nonprosedural (ilegal)," ucap Ronny dalam keterangannya, Senin (20/3/2017).

Ini penjelasan lengkap Ronny dengan Surat Edaran Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan TKI Nonprosedural:

Persyaratan pembuatan paspor RI untuk WNI yang akan bekerja di luar negeri dan prosedur pemeriksaannya:

1. Setiap WNI yang akan membuat paspor RI dalam rangka bekerja di luar negeri sebagai TKI, di samping melampirkan persyaratan umum seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Akte Kelahiran, diwajibkan juga melampirkan Surat Rekomendasi Paspor yang diterbitkan oleh Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota.

Calon TKI, selain surat rekomendasi paspor, calon TKI harus telah menjalani proses kesehatan di sarana kesehatan (sarkes) yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan, outputnya adalah dokumen yang menyatakan sehat dan lolos uji untuk menjadi calon TKI. Hal tersebut sesuai dengan Surat BNP2TKI Deputi Bidang Penempatan tanggal 3 Maret 2017.

2. Untuk mengetahui kebenaran dan keabsahan Surat Rekomendasi Paspor dari Kantor Dinas Ketenagakerjaan tersebut, petugas imigrasi diharuskan melakukan verifikasi dengan cara memeriksa di dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (Simkim), jika tidak terdaftar maka permohonan pembuatan paspor yang bersangkutan ditolak.

3. Selain itu, tidak sedikit di antara mereka yang akan membuat paspor untuk bekerja di luar negeri tetapi pada saat diwawancara tidak mengaku terus terang akan bekerja, melainkan mengaku kunjungan ke luar negeri untuk berwisata, kunjungan keluarga, umroh, haji non kuota, ziarah, magang pada perusahaan di luar negeri.

Terhadap hal ini, petugas imigrasi wajib mendalaminya saat wawancara dengan menggali informasi lain. Di samping itu harus juga diperiksa hal-hal yang berkaitan dengan gestur si pemohon, penampilan, di mana petugas harus memperoleh keyakinan terhadap maksud dan tujuan yang bersangkutan ke luar negeri.

Baca: Rima Khalaf Pilih Mengundurkan Diri, Daripada Cabut Laporan Tentang Israel

Untuk memperoleh keyakinan, petugas imigrasi diberi kewenangan untuk meminta persyaratan tambahan seperti misalnya:

- kalau akan kunjungan keluarga meminta surat undangan dan jaminan dan paspor dari keluarganya di luar negeri.

- kalau akan wisata meminta bukti jaminan hidup, buku tabungan dengan nominal minimal Rp 25 juta.

- kalau mengaku akan menunaikan ibadah umroh atau haji non kuota, yang bersangkutan diharuskan melampirkan Surat Rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama Kab/Kota dan surat Pernyataan/Jaminan dari Perusahaan Penyelenggara Ibadah Haji/Umroh (PPIH/PPIU) yang menjamin keberangkatan dan kepulangannya ke Indonesia.

Kegiatan yang dilakukan oleh petugas imigrasi tersebut merupakan bagian dari pengawasan keimigrasian terhadap WNI dan merupakan upaya pencegahan terjadinya TKI nonprosedural.

Demikian halnya prosedur pada saat pemeriksaan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI). Mengenai persyaratannya, di samping melampirkan paspor dan bukti return tiket fix, petugas imigrasi di TPI diberi wewenang untuk melakukan tindakan sebagaimana tersebut di atas.

Dengan demikian jika berdasarkan hasil pemeriksaan baik pada saat pemeriksaan permohonan pembuatan paspor di Kanim maupun pada saat pemeriksaan di TPI ditemukan kecurigaan dan terindikasi yang bersangkutan akan bekerja di luar negeri secara nonprosedural, maka petugas imigrasi diberikan wewenang untuk menolak. jss

TRAVELLING

Berita Terkini

SF Haryanto Dua Kali Diperiksa, Tersangka Korupsi SPPD Fiktis Dispenda Riau Segera Ditetapkan
Minggu, 25 Juni 2017 20:33

SF Haryanto Dua Kali Diperiksa, Tersangka Korupsi SPPD Fiktis Dispenda Riau Segera Ditetapkan

Penyidikan terhadap dugaan korupsi SPPD Fiktif di Dispenda Riau terus dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Riau.

Inilah  Kebiasaan Saat Lebaran di Kampung
Minggu, 25 Juni 2017 19:29

Inilah Kebiasaan Saat Lebaran di Kampung

Setelah melaksanakan ibadah puasa satu bulan. Lebaran  adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu.Malam takbiran

Kejati Riau Segera Umumkan Tersangka Proyek RTH
Minggu, 25 Juni 2017 17:35

Kejati Riau Segera Umumkan Tersangka Proyek RTH

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau segera mengumumkan tersangka korupsi proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tugu Integritas Anti Korupsi

Mobil Dinas untuk Mudik? Pengamat Publik: Emang Punya Nenek Moyangnya?
Minggu, 25 Juni 2017 15:23

Mobil Dinas untuk Mudik? Pengamat Publik: Emang Punya Nenek Moyangnya?

 Beberapa waktu lalu, pemerintah Provinsi Riau mengeluarkan perintah bahwasanya mobil dinas dilarang untuk digunakan mudik.

Ustaz Asril Lc: Menangislah Ramadan Telah Pergi
Minggu, 25 Juni 2017 14:09

Ustaz Asril Lc: Menangislah Ramadan Telah Pergi

Setiap yang merasakan indahnya pertemuan, akan mengerti pahitnya perpisahan. Setidaknya itulah pesan Ustaz Asril, Lc yang menjadi Khatib Salat Id

Minggu, 25 Juni 2017 13:11

Waktu SD Kamu Pernah Melukis Sawah, Pohon Kelapa dan Gunung, Wujud Aslinya Ada Di Sini

Ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), salah satu pelajaran yang paling menyenangkan adalah menggambar. Siapapun pasti 

Inilah 3 Keutamaan Puasa yang Diwariskan Setelah Ramadan
Minggu, 25 Juni 2017 10:56

Inilah 3 Keutamaan Puasa yang Diwariskan Setelah Ramadan

Ramadan sudah berlalu, Syawal sudah menyapa. Kemenangan atas perjuangan sebulan Ramadan disambut dengan kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017. Namun demikian, selayaknya Ramadan bukan hanya ditinggal begitu saja. 

Hari Raya, Hotspot Sumatera Masih 'Membara
Minggu, 25 Juni 2017 09:09

Hari Raya, Hotspot Sumatera Masih 'Membara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) catat hotspot atau titik panas masih terdeteksi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera. Setidaknya hotspot yang terdeteksi berjumlah belasan, Minggu (25/06/2017).

Ribuan Warga Banjar Seminai Khitmad Sholat di Masjid Nurul Huda
Minggu, 25 Juni 2017 08:31

Ribuan Warga Banjar Seminai Khitmad Sholat di Masjid Nurul Huda

Cuaca mendung menghiasi pagi Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Di Desa Banjar Seminai  yang berlokasi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, masyarakat ramai berdatngan ke masjid untuk melaksanakan salat Ied berjamaah. 

Dokter di Tunisia Kebanjiran Order 'Operasi Perawan'
Minggu, 25 Juni 2017 08:05

Dokter di Tunisia Kebanjiran Order "Operasi Perawan"

Operasi mengembalikan keperawanan lagi musim di Tunisia. Gara-gara itu, maka dokter kebanjiran order. Perempuan-perempuan muda antri untuk mengembalikan selaput dara (hymen). Kendati dilakukan secara sembunyi-sembunyi.