Bulan Puasa, Masyarakat Riau 'Makan Babi Berjamaah'

Senin, 19 Juni 2017 18:49
Bulan Puasa, Masyarakat Riau 'Makan Babi Berjamaah'
ilustrasi: net

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Bulan puasa masyarakat Riau 'makan babi berjamaah'. Bagaimana tidak, produk mie asal Negara Korea itu begitu laris di pasar, dan sangat mudah ditemukan dibanyak ritel di Pekanbaru.

Bertuahpos.com, dalam suatu kesempatan pernah mewawancarai distributor Mie Samyang yang memasarkan produk itu di Riau, sebagian besar di Pekanbaru.

Saat awal produk itu keluar, tingkat konsumsinya sungguh mengejutkan. Dalam sehari Samyang ludes 100 bungkus. Itu pada tahun 2016 lalu. Kini, Samyang semakin banyak yang tahu dan menggemarinya. 

"Waktu awal jualan, kita hanya order 5 dus untuk mencoba," ungkap Melati, seorang distributor Samyang di Pekanbaru, dalam sebuah sesi wawancara dengan bertuahpos.com beberapa waktu lalu.

Semakin lama, Mie Samyang semakin banyak peminatnya. Hingga mencapai 100 bungkus untuk sehari. Itu sekitar 2016 lalu, kata Melati

"Setelah kita lihat banyak peminat Samyangnya maka kita memperbanyak orderan," ujarnya. 

Tidak ingin membuat pelanggan kecewa, Melati terus mengadakan stok lebih banyak. "Karena itu kita juga menambah stok yang tersedia lebih banyak lagi," sambungnya.

Samyang terdiri dari 2 variasi. Yakni Samyang hot chicken dan Samyang Cheese. Terdiri pula dari 2 jenis, berbentuk bungkus dan cup. Namun yang menjadi favorit yaitu Samyang Hot Chicken.

Namun produk ini kini mendadak populer, setelah BPOM menyatakan kalau Samyang positif mengandung babi. Itu dikeluarkan dalam sebuah rilis resmi pada Minggu kemrin. 

"Badan POM telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap beberapa produk mi instan asal Korea ini. Dari beberapa produk yang telah dilakukan pengujian terhadap parameter DNA spesifik babi, beberapa produk menunjukkan positif terdeteksi mengandung DNA babi,” tulis siaran pers BPOM itu. 

Tanda itu berupa tulisan ‘Mengandung Babi’, dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah di atas dasar warna putih. BPOM menyatakan, bahwa produk-produk itu tidak mengikuti aturan Kepala Badan POM Nomor 12 tahun 2016, yang menyebut pangan olahan yang mengandung bahan tertentu yang berasal dari babi harus mencantumkan tanda khusus.

Importir yang mendatangkan mie-mie ini disebut tidak menginformasikan kepada BPOM saat mendaftaran produk ini untuk mendapatkan izin edar. 

Dan produk yang didaftarkan itu nyata mengandung babi, tetapi tidak mencantumkan tulisan ‘Mengandung Babi’ dan gambar babi dalam kemasannya.

Dengan kejadian ini, maka BPOM sudah memerintahkan importir menarik produk mie instan ini dari peredaran di seluruh Indonesia. (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

MTQ Pekanbaru Dimulai Tanggal 31 Mei
Selasa, 20 Pebruari 2018 17:37

MTQ Pekanbaru Dimulai Tanggal 31 Mei

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Pekanbaru ke-51 dipastikan akan mulai digelar pada tanggal 31 Mei 2018.

Alumna Islamic School Buka Lowongan Kerja
Selasa, 20 Pebruari 2018 17:22

Alumna Islamic School Buka Lowongan Kerja

Alumna Islamic School yakni lembaga pendidikan tingkat TK, Playgroup, Daycare dan Babycare di Pekanbaru, saat ini sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi berikut.

Wow..Pengundian Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4, Cek Disini!
Selasa, 20 Pebruari 2018 17:00

Wow..Pengundian Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4, Cek Disini!

Pesta Blanja Poin Telkomsel telah memasuki periode terakhirnya di bulan Januari 2018. Telkomsel pun dengan bahagia mengumumkan pelanggan yang beruntung menjadi pemenang melalui acara pengundian di Telkomsel Smart Office, Jakarta.

Dituding Riau Belum Siap Laksanakan UNBK, Ini Kata Kadisdik Riau
Selasa, 20 Pebruari 2018 16:45

Dituding Riau Belum Siap Laksanakan UNBK, Ini Kata Kadisdik Riau

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudyanto mengatakan secara umum Riau sudah siap melaksanakan Ujian Nasional Bebasi Komputer (UNBK). 

Harga TBS Riau Sepekan ke Depan Naik Lagi, Lihat Harganya Disini
Selasa, 20 Pebruari 2018 16:30

Harga TBS Riau Sepekan ke Depan Naik Lagi, Lihat Harganya Disini

Harga TBS penetapan periode 21 - 27 Februari di tahun 2018 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10 - 20 tahun.

Ini Kata Kepala BPBD Riau Soal Dana Karhutla
Selasa, 20 Pebruari 2018 16:15

Ini Kata Kepala BPBD Riau Soal Dana Karhutla

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger mengatakan anggaran Karhutla di Satkernya hanya diperuntukkan untuk pelatihan dan pembinaan.

Update Terbaru Harga Beras, Gula dan Minyak di Pekanbaru
Selasa, 20 Pebruari 2018 16:00

Update Terbaru Harga Beras, Gula dan Minyak di Pekanbaru

Memasuki awal pekan ini, harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula dan minyak di Kota Pekanbaru masih sama seperti pekan sebelumnya.

Waduh, Spanduk Besar 2 Paslon Gubri Masih Terpajang di Jalan Nangka
Selasa, 20 Pebruari 2018 15:45

Waduh, Spanduk Besar 2 Paslon Gubri Masih Terpajang di Jalan Nangka

5 hari setelah batas waktu penurunan, spanduk berukuran cukup besar 2 pasangan Calon Gubernur Riau masih terpajang di Jalan Tuanku Tambusai.

Harga Daging Ayam Ras di Pekanbaru Masih Rp25 Ribu Per Kilogram
Selasa, 20 Pebruari 2018 15:30

Harga Daging Ayam Ras di Pekanbaru Masih Rp25 Ribu Per Kilogram

Awal pekan, harga daging ayam potong di Pekanbaru hingga Selasa (20/2/2018) ini masih berada di harga Rp25.000 perkilogram.

DPRD Riau: Hati-Hati, Bekas Api Unggun Saja Bisa Sebabkan Karhutla
Selasa, 20 Pebruari 2018 15:15

DPRD Riau: Hati-Hati, Bekas Api Unggun Saja Bisa Sebabkan Karhutla

Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Agus Hartanto mengatakan bekas api unggun saja bisa sebabkan Karhutla.