• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ratib Rambai, Wisata Religius di Kabupaten Rohil

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 Juli 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), BAGANSIAPIAPI – Kabupaten Rohil terkenal dengan berbagai destinasi wisata religinya. Selain saat ini yang dikenal dengan Bakar Tongkang, juga terdapat wisata religi lainnya yaitu Ratib Rambai atau Atib Ambai. 

Ratib Rambai ini sendiri dilaksanakan di Kecamatan Kubu dan merupakan salah satu ritual khusus yang dilaksanakan di atas beberapa sampan atau perahu. Hal ini bertujuan untuk menolak segala bala ataupun bencana yang tidak diharapkan oleh masyarakat sekitar. 

“Pada dasarnya ini merupakan tradisi masyarakat sekitar dalam rangka menolak bala bencana ataupun penyakit yang tidak dikehendaki,” ujar Hermanto, Sekretaris Disbudparpora Rohil, Senin (10/7/17).

Ratib Rambai sendiri dalam ritualnya berisi rangkaian doa dan zikir kepada Allah, yang dilakukan di Sungai Ambai tepatnya pada sebuah makam yang dianggap keramat oleh masyarakat sekitar yaitu Makam Datuk Rambai, yang nama aslinya Teuku Abdullah Pasai. Seorang ulama sufi yang berasal dari Aceh. Beliau hijrah ke Kubu menyebarkan ajaran Islam pada tahun 1667. 

Adapun sebelum Ratib dimulai, warga dari seluruh kepenghuluan yang berada di Kecamatan Kubu datang dengan menggunakan perahu mesin, berkumpul terlebih dahulu di Sungai Ambai, Kepenghuluan Teluk Nilap, dan di atas perahu atau sampan inilah nantinya proses ritual penolakan bala tersebut dilakukan. 

“Ini biasa dilakukan sekitar 3 hari atau 4 hari setelah lebaran pada setiap tahunnya,” sebut Hermanto. (bpc12)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?
Teknologi

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

...

Read moreDetails
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Next Post

Hari Pertama Sekolah, PBM SDN 78 dan SDN 90 Pekanbaru Belum Terlaksana

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.