• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ketua DPRD Riau Minta Dispar Serius Garap Wisata Halal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Maret 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua DPRD Riau, Septina Primawati meminta Dispar Riau serius dalam mengembangkan wisata halal di Riau.

Dikatakan Septina, Dinas Pariwisata (Dispar) Riau harus melakukan komunikasi dengan semua pihak untuk mewujudkan konsep wisata halal di Riau.

“Dispar harus menjalankan programnya untuk mencapai wisata halal itu. Mereka harus menemui semua pihak, seperti tokoh masyarakat ataupun tokoh adat, bahwa akan ada konsep wisata halal di Riau. Ketika itu mendapatkan dukungan yang positif, jalankan,” ujar Septina kepada bertuahpos.com, Kamis 15 Maret 2018.

Sebelumnya, Riau telah lama mencanangkan konsep wisata halal di Riau.  “Wisata halal itu banyak dulu orang menyebutnya wisata syariah, atau wisata religi. Tapi ternyata ada kesepakatan Indonesia, bahkan dunia menyebutnya halal tourism. Kenapa itu yang dikenal karena lebih dikenal dan lebih bisa diterima oleh semua kalangan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman kepada bertuahpos.com, Kamis 15 Maret 2018.

Fahmizal mengakui memang untuk persiapan wisata halal di suatu daerah cukup kompleks. Di Indonesia, Kemenpar memberikan satu contoh wisata halal yang baik adalah NTB. Dan perlu diketahui, kata dia, wisata halal tidak hanya sebatas kuliner semata.

Dia menyebut, pemerintah mengambil keputusan untuk sertifikas halal tidak lagi ditangani oleh LPPOM MUI tapi diambil alih oleh pemerintah langsung. Untuk masalah ini, pemerintah tengah menyusun perangkat-perangkatnya.

“Untuk sektor makanan misalnya, bukan hanya dilihat dari pengajiannya saja. Tapi juga dilihat dari bahan baku, kemudian kualitas higienisnya, penyimpananya, proses masalnya, semua itu harus tersertifikasi halal. Barulah selanjutnya dilihat produk yang sudah jadi. Di Pekanbaru sudah ada yang seperti itu yakni catering pesawat di Jalan Parit Indah. Prosesnya mereka sudah sertifikasi halal semua,” sambungnya.

Kemudian cerita dari akomodasi, lanjut Fahmizal, tempat yang diberikan kepada wisatawan harus sangat bersahabat dengan muslim. Misalnya, tersedia tempat salat, tempat wudu gampang, akses dari tempat wudu ke tempat salat mendukung. Standarnya seperti itu.

“Kalau kamar hotel sendiri misalnya, fasilitas di toilet harus mendukung semuanya. Kadang ada juga kamar hotel mahal tapi di toiletnya hanya disediakan tisu doang. Kemudahan krannya bukan hanya shower, tapi ada kran yang bisa dipakai untuk ambil wudu. Di kamar hotel sendiri ada petunjuk kiblat, dan disediakan quran dan sejadah. Itulah lebih kurang standar halal untuk hotel,” sambungnya.

Selanjutnya, kata Fahmizal, berkembang lagi pada paket wisata halal yang ditawarkan. Misalnya Masjid Raya An-Nur menyediakan paket pengajian dan itu terjadwal. Kemudian kawasan masjdinya mendukung untuk dikunjungi sebagai objek wisata halal.

Baca: Riau Satu dari 10 Destinasi Halal di Indonesia

“Itulah kriteria-kiriterianya. Singkat katanya, harus bersahabat untuk muslim. Kemanapun orang muslim pergi tak ada persoalan. Contoh yang tidak bersahabat untuk muslim itu kan Bali. Makan susah, dan cari tempat salat juga susah,” ujarnya.

Dia berkata, wisata halal untuk saat ini memang sudah fokus menjadi perhatian internasional. Thailand saja sebagai negara non muslim memegang standar salah satu wisata halal terbaik dunia.

“Kita enggak usah bicara Arab Saudi. Itu sudah atuknya wisata halal. Sekarang Singapura yang mau pegang itu. Halal turism expo terbesar di dunia punya Dumai itu mau dibeli Singapura. Begitulah dunia sudah melihat tren halal ini,” kata Fahmizal. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Selesai Audiensi, Massa KABPRI Kembali Jalan Kaki ke Disnaker Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.