BERTUAHPOS.COM – Kini Banyuwangi telah bertransformasi dari sekadar kota persinggahan bagi para pelancong yang melintasi jalur darat menuju Pulau Bali. Dalam beberapa tahun terakhir, kota yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini telah berbenah dan berhasil menarik perhatian wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Bagi kamu yang belum pernah mengunjungi Kota Gandrung, pasti ada rasa ingin tahu mengenai keistimewaan Banyuwangi. Sebelum mempersiapkan perjalanan, ada baiknya kamu mencari tahu daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi di Banyuwangi.
1. Pantai Cemara
Pantai Cemara, yang terletak di Jalan Pantai Cemara, Pakis, Banyuwangi, menghadap langsung ke Selat Bali dan menjadi rumah bagi 19.000 pohon cemara yang berfungsi untuk mencegah abrasi pantai. Di sini, wisatawan dapat menikmati piknik dan berfoto di area pengunjung, sementara zona inti diperuntukkan bagi penyu yang bertelur. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, termasuk area parkir, kamar mandi, musala, dan kios makanan. Untuk menikmati keindahan pantai ini, kamu hanya perlu membayar Rp2.000 per orang.
2. Taman Nasional Alas Purwo
Taman Nasional Alas Purwo terletak di Semenanjung Blambangan, di ujung timur Pulau Jawa. Dengan tiket masuk seharga Rp5.000 per orang, kamu dapat menjelajahi keaslian hutan purba di wilayah Tegaldlimo dan Purwoharjo. Taman nasional ini memiliki beragam ekosistem, seperti hutan pantai, hutan mangrove, hutan hujan dataran rendah, hutan tanaman, hutan bambu, dan savana buatan. Alas Purwo menjadi habitat bagi ribuan flora dan fauna khas Indonesia.
Di antara flora dan fauna tersebut terdapat sawo kecik, sadeng, serta hewan langka seperti banteng, macan tutul Jawa, monyet ekor panjang, penyu hijau, ayam hutan merah, dan elang ular bido. Beberapa destinasi wisata unggulan Banyuwangi juga berada dalam kawasan Alas Purwo, seperti Goa Istana, Pantai Pancur, Pantai Plengkung, dan Padang Savana Sadengan.
3. Kawah Ijen
Kawah Ijen adalah gunung api aktif dengan ketinggian 2.386 mdpl yang terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso. Di tempat ini terdapat fenomena alam langka yang dikenal sebagai blue fire, yang hanya dapat ditemukan di Indonesia dan Islandia.
Api biru ini muncul akibat reaksi antara gas belerang dan oksigen, yang menghasilkan lidah api berwarna biru. Untuk menyaksikan keindahan blue fire, disarankan untuk mengunjungi Kawah Ijen pada musim kemarau.
Setelah mendaki di tengah malam dan menikmati keindahan api biru, kamu bisa menunggu momen matahari terbit dari lokasi yang sama. Setelah terpesona oleh sinar pagi, bersiaplah untuk terpesona oleh pemandangan Kawah Ijen saat matahari mulai menerangi puncak gunung ini.
Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan dengan asap yang menjulang tinggi akan membuatmu merasa seolah berada di dunia yang berbeda. Pastikan untuk mengenakan pakaian hangat dan membawa perbekalan yang cukup sebelum menikmati keindahan Kawah Ijen yang terletak di Banyuwangi ini.









